Pangkalpinang – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan bantuan berbagai perlengkapan keselamatan kepada Dinas Perhubungan di seluruh kabupaten dan kota di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala BPTD Kelas III Babel, Pitra Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirangkaikan dengan rapat evaluasi teknis perhubungan darat yang dilaksanakan di Kantor BPTD Babel, Pangkalpinang, pada Senin. Kegiatan ini menjadi bagian dari tindak lanjut hasil evaluasi teknis tahun 2025 sekaligus upaya memperkuat kesiapan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026.

Dalam kegiatan tersebut, salah satu fokus utama adalah penguatan sarana Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), yakni perangkat elektronik berbasis sinyal lampu yang berfungsi mengatur pergerakan kendaraan dan pejalan kaki di persimpangan maupun ruas jalan.

Penguatan fasilitas APILL dinilai penting untuk menjaga kelancaran serta keselamatan arus lalu lintas. Oleh karena itu, BPTD Babel menyalurkan berbagai alat keselamatan dan sarana pendukung edukasi kepada pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan nyata peningkatan keselamatan berlalu lintas.

Bantuan yang diserahkan meliputi 10 unit pembatas jalan dan 10 unit kerucut lalu lintas sebagai perlengkapan pengaturan lalu lintas. Selain itu, disalurkan pula sarana edukasi dan sosialisasi berupa satu alat peraga APILL, delapan alat peraga rambu lalu lintas, serta satu set kostum Zeta yang digunakan sebagai media edukasi keselamatan.

Untuk mendukung kegiatan sosialisasi di lapangan, BPTD Babel juga menyerahkan perlengkapan tim berupa lima helm keselamatan dan tiga baju khusus tim sosialisasi.

Selain itu, BPTD Babel memberikan bantuan alat penyelamat perairan bagi daerah dengan karakteristik wilayah tertentu. Bantuan tersebut disalurkan sebanyak 20 unit kepada Disperkimhub Kabupaten Bangka Tengah dan 10 unit kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung Timur.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan transportasi menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode angkutan Lebaran 2026. Evaluasi teknis yang dilaksanakan juga menjadi momentum untuk memastikan seluruh program dan kegiatan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Melalui penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor, BPTD Babel optimistis seluruh sarana keselamatan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Dinas Perhubungan di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas serta mewujudkan sistem transportasi darat yang andal, aman, dan berkeselamatan di Kepulauan Bangka Belitung.

Reporter: Sutomo