KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kekecewaan ini mulai tercium setelah para anggota American Outlaws dan kelompok suporter lainnya menerima konfirmasi tiket pada Selasa (2/6/2026) lalu. Alih-alih duduk berdekatan, mereka justru terpencar di berbagai titik di bagian atas stadion. Situasi ini dinilai kontraproduktif dengan semangat suporter yang ingin menciptakan atmosfer gemuruh di tribun.
Bagi kelompok suporter seperti American Outlaws, tiket bukan sekadar akses menonton. Letak kursi yang menyebar membuat mereka mustahil menyelaraskan gerakan bendera raksasa atau meneriakkan yel-yel secara kompak.
"Ini agak mengecewakan ya. Karena suporter itu ya intinya duduk bersama, bernyanyi bersama," ujar Whitey Zaleski, anggota American Outlaws, kepada The Athletic. "Jadi suasananya akan berbeda sih," tambahnya.