Harga Tiket Pesawat Rute Pangkalpinang–Jakarta Tembus Rp1,5 Juta, Warga Beralih ke Transportasi Darat dan Laut

Penulis: Jonatan Nasution  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 15:35:01 WIB
Harga tiket pesawat Pangkalpinang–Jakarta melonjak hingga Rp1,5 juta per perjalanan.

PANGKALPINANG — Pantauan melalui aplikasi pemesanan daring pada Sabtu (13/6/2026) menunjukkan lonjakan signifikan harga tiket pesawat di Bangka Belitung. Maskapai Sriwijaya Air mematok tarif rute Pangkalpinang–Jakarta sekitar Rp1.122.733, sementara Garuda Indonesia mencapai Rp1.537.927. Untuk rute sebaliknya, Super Air Jet membanderol tiket mulai Rp1.084.837 dan Garuda Indonesia sekitar Rp1.632.539.

Kenaikan ini tak hanya terjadi pada rute utama ke ibu kota. Penerbangan regional juga menunjukkan tarif tinggi. Rute Pangkalpinang–Palembang tercatat Rp669.563, sedangkan Pangkalpinang–Tanjungpandan (Belitung) sekitar Rp721.938.

Biaya Avtur Jadi Biang Kerok

Salah satu komponen utama penentu harga tiket adalah biaya avtur (Aviation Turbine Fuel). Pada pertengahan 2026, harga avtur domestik Indonesia diperkirakan berada di kisaran Rp15.000–Rp17.500 per liter. Bandara besar seperti Soekarno-Hatta (CGK) cenderung lebih rendah karena volume distribusi tinggi, sementara bandara daerah seperti Bangka Belitung relatif lebih mahal akibat biaya logistik tambahan.

Fluktuasi avtur, kurs rupiah, pajak bandara, dan biaya operasional maskapai menjadi faktor yang mendorong kenaikan harga tiket secara keseluruhan.

Warga Mulai Tinggalkan Pesawat

Kondisi ini memunculkan keluhan dari warga yang rutin melakukan perjalanan. Haris (43), warga asal Palembang yang menetap di Pangkalpinang, mengaku mulai beralih ke jalur darat dan laut karena biaya penerbangan yang semakin berat.

"Biaya pesawat sekarang sudah tidak masuk akal. Saya lebih memilih naik kapal atau bus ke Palembang, meski waktu tempuh lebih lama, tapi ongkosnya jauh lebih murah," ujarnya.

Belum ada pernyataan resmi dari maskapai maupun pemerintah daerah terkait langkah antisipasi lonjakan harga tiket ini. Masyarakat berharap ada intervensi kebijakan agar tarif penerbangan kembali terjangkau, terutama menjelang musim liburan dan arus mudik.

Reporter: Jonatan Nasution
Sumber: daulatrakyatco.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top