Ratusan Pelajar se-Bangka Belitung Adu Kompetisi di LKS dan FLS3N, Pemenang Otomotif Bawa Pulang Mobil

Penulis: Alfian Batubara  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 13:11:31 WIB
Ratusan pelajar Bangka Belitung berkompetisi dalam LKS dan FLS3N 2026 untuk mengasah talenta vokasi.

PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Lomba Kompetensi Siswa (LKS) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 sebagai ajang pembinaan talenta muda. Kegiatan yang berlangsung sejak pekan lalu ini diikuti oleh ratusan pelajar terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Tidak hanya lomba, ajang ini juga dimeriahkan oleh Gelar Produk Unggulan 2026 yang menampilkan 51 stan dari SMA, SMK, pendidikan khusus, dunia usaha, dan dunia industri. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Talenta Vokasi Memajukan Bangsa dan Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”.

Hadiah Mobil untuk Pemenang Otomotif

Salah satu daya tarik utama kompetisi ini adalah cabang lomba otomotif. Perlombaan untuk bidang tersebut sudah dimulai lebih awal dengan dukungan penuh dari PT Jagorawi. Perusahaan tersebut menyediakan hadiah utama berupa satu unit mobil Suzuki Ertiga bagi pemenang.

“Khusus cabang lomba otomotif sudah dimulai minggu kemarin, dari PT Jagorawi hadiah pemenang lomba satu unit mobil Suzuki Ertiga, ini tahun kelima mereka berkontribusi untuk Provinsi Babel,” ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan Babel, Saiful Bakhri.

Pemprov: Bukan Sekadar Lomba, tapi Strategi SDM

Mewakili Gubernur Bangka Belitung, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Babel, Andri Nurtito, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan rutin. Menurutnya, ajang ini merupakan bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan industri dan perkembangan zaman.

“Perkembangan teknologi yang semakin cepat menuntut lahirnya generasi yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan daya saing tinggi,” kata Andri saat membuka kegiatan di Halaman Kantor Gubernur Babel.

Ia menambahkan bahwa LKS dan FLS3N juga menjadi sarana pembentukan karakter peserta didik. Mulai dari penguatan disiplin, kerja keras, kemampuan memecahkan masalah, hingga kepercayaan diri dalam berkompetisi.

“Kalian adalah juara pada dasarnya, kehadiran kalian di sini membuktikan bahwa kalian memiliki semangat, kemampuan, karakter yang luar biasa,” pungkasnya.

Tersebar di Lima Lokasi, Targetkan Talenta Nasional

Pelaksanaan lomba tidak terpusat di satu tempat. Dinas Pendidikan Babel menyebar kompetisi di sejumlah lokasi, antara lain Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Babel, SMKN 2 Pangkalpinang, SMKN 3 Pangkalpinang, SMKN 5 Pangkalpinang, serta SMKN 1 Pangkalan Baru. Cabang yang dipertandingkan meliputi seni, teknologi, hingga keterampilan vokasi.

Plt Kadisdik Babel, Saiful Bakhri, menjelaskan bahwa ajang ini menjadi instrumen penting untuk menilai keberhasilan pendidikan vokasi. Ia berharap peserta terbaik yang lahir dari ajang ini nantinya mampu mengharumkan nama Bangka Belitung di tingkat nasional hingga internasional.

“Harapan kedua, terciptanya inovasi dan perkembangan teknologi di bidang kejuruan, dan peserta yang mendapatkan predikat dapat mewakili Babel ke tingkat nasional,” harap Saiful.

Reporter: Alfian Batubara
Back to top