PT TIMAH Salurkan Rp35,7 Miliar untuk 69.653 Warga di Bangka Belitung hingga Kepri, Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan

Penulis: Ricki Manurung  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 19:50:31 WIB
PT Timah menyalurkan dana Rp35,7 miliar untuk program sosial di Bangka Belitung dan Kepri sepanjang 2025.

PANGKALPINANG — PT Timah Tbk mengalokasikan dana sebesar Rp35,7 miliar untuk berbagai program sosial sepanjang tahun 2025. Anggaran tersebut menyasar sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga lingkungan hidup di empat provinsi, termasuk Kepulauan Bangka Belitung.

Department Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, mengatakan perusahaan tidak hanya berfokus pada kegiatan operasional bisnis. Menurutnya, komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat diwujudkan melalui program yang berkelanjutan dan terukur.

"PT Timah tidak hanya berfokus pada kegiatan operasional bisnis, tetapi juga berupaya memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan sosial yang berkelanjutan," ujar Anggi dalam keterangan resmi yang diterima di Pangkalpinang.

Layanan Kesehatan Bergerak dan Beasiswa Pendidikan

Di sektor kesehatan, PT Timah mengoperasikan program Oto Sihat, yakni layanan kesehatan bergerak. Sepanjang 2025, program ini telah berjalan sebanyak 56 kali dan menjangkau 7.114 penerima manfaat di wilayah Bangka, Belitung, dan Kepulauan Riau.

Sementara di bidang pendidikan, Program Pemali Boarding School (PBS) yang telah berjalan sejak tahun 2000 terus melahirkan sumber daya manusia unggul. Hingga 2025, program ini telah menghasilkan 922 alumni yang bekerja sebagai guru, dokter, dosen, hingga aparat penegak hukum.

Pemberdayaan Ekonomi Warga Pesisir dan Petani

PT Timah juga mendorong kemandirian ekonomi melalui sejumlah program pemberdayaan. Di antaranya Program Pemuda Pemudi Berkarya (PEPAYA) di Desa Rias, budidaya jagung di Desa Badau, serta Program BERLIAN di Pulau Kundur yang fokus pada penguatan masyarakat pesisir menghadapi perubahan iklim.

Di sektor kelautan, perusahaan memperkuat ekosistem perikanan melalui Program Fishing Ground dan Coral Garden. Ribuan unit rumpon dan terumbu buatan telah dipasang di sejumlah kawasan perairan untuk mendukung keberlanjutan hasil tangkapan nelayan.

Bantuan Sosial dan Penguatan UMKM

Melalui Program TJSL, PT Timah menyalurkan berbagai bantuan sosial. Program Timah Merik Sembako tercatat menjangkau 10.366 penerima manfaat. Perusahaan juga membagikan 209 ekor sapi kurban, menyelenggarakan Program Mudik Gratis bagi 700 peserta, serta memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk 211 nelayan dan kelompok rentan.

Di sektor ekonomi, Program PUMK terus memperkuat kapasitas UMKM. Sepanjang 2025, sebanyak 154 mitra binaan mengikuti pameran dan bazar, 112 mitra mendapatkan pelatihan, serta 24 mitra memperoleh bantuan alat produksi.

Anggi Siahaan menambahkan, perusahaan akan terus memastikan setiap program mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. "Kami berharap program-program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menciptakan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat," katanya.

Reporter: Ricki Manurung
Back to top