JAKARTA — IHSG memulai perdagangan dengan tekanan tipis. Data BEI mencatat indeks berada di zona merah pada sesi pembukaan, meski pelemahannya tergolong kecil.
Sebaliknya, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 justru menguat. LQ45 naik 0,83 poin atau 0,14 persen ke posisi 590,31.
Pelemahan IHSG terjadi di tengah sentimen pasar yang masih wait and see. Data terbaru dari bursa menempatkan indeks di level 5.899,27 setelah dibuka turun tipis.
Berbeda dengan IHSG, LQ45 yang berisi saham berkapitalisasi besar dan likuiditas tinggi justru terapresiasi. Penguatan 0,14 persen mengindikasikan pergerakan modal ke saham-saham unggulan.
Pergerakan IHSG dan LQ45 yang tak searah kerap terjadi. Kondisi ini biasanya dipicu oleh pergerakan saham di luar LQ45 yang lebih volatil atau terkena tekanan jual.
Sebaliknya, saham unggulan di LQ45 cenderung lebih stabil dan kerap menjadi pilihan investor saat pasar lesu. Data ini menjadi perhatian pelaku pasar untuk menentukan strategi perdagangan hari ini.