Stok Batu Bara Aman, Perhapi Sebut Pemadaman Listrik Bukan karena Pasokan

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 18:24:32 WIB
Stok batu bara nasional dinyatakan aman oleh Perhapi meski terjadi pemadaman listrik bergilir.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kepastian ini disampaikan Perhapi di tengah keluhan masyarakat yang mengalami pemadaman bergilir di beberapa daerah. Publik sempat khawatir insiden itu mengulang krisis pasokan batu bara seperti yang pernah terjadi beberapa tahun lalu. Namun, Sudirman menepis kekhawatiran tersebut.

Pasokan Melimpah, Bukan Masalah Batu Bara

"Stok batu bara di dalam negeri saat ini sangat mencukupi untuk kebutuhan pembangkit listrik. Tidak ada indikasi kekurangan pasokan yang bisa memicu pemadaman," ujar Sudirman dalam pernyataan resminya, Selasa (16/4).

Menurutnya, data lapangan menunjukkan tingkat produksi dan distribusi batu bara berjalan normal. Perusahaan tambang juga telah memenuhi kewajiban pasokan dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO) sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah.

Faktor Lain di Balik Padamnya Listrik

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Sudirman menduga pemadaman lebih disebabkan oleh masalah teknis. Gangguan pada jaringan transmisi, pemeliharaan pembangkit, atau ketidakseimbangan beban listrik menjadi beberapa kemungkinan yang perlu diinvestigasi lebih lanjut.

"Jangan langsung menyalahkan pasokan batu bara. Bisa jadi ada kendala di sisi hilir, seperti gardu induk atau saluran distribusi yang perlu diperbaiki," jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya mendorong PLN dan regulator untuk melakukan audit teknis secara menyeluruh. Langkah ini penting agar penyebab pasti pemadaman bisa segera diidentifikasi dan diatasi.

Dampak ke Masyarakat dan Industri

Pemadaman listrik, sekecil apa pun penyebabnya, selalu berdampak langsung pada aktivitas warga dan sektor produktif. Mulai dari terganggunya usaha kecil, kerugian bahan baku, hingga terhentinya operasional pabrik. Oleh karena itu, klarifikasi Perhapi ini setidaknya mengeliminasi satu sumber kekhawatiran, yaitu ancaman krisis batu bara.

Dengan stok yang aman, fokus kini beralih pada upaya perbaikan sistem kelistrikan nasional. Pemerintah dan PLN diharapkan segera merampungkan investigasi teknis agar pasokan listrik kembali normal dan kepercayaan publik pulih.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: ekonomi.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top