Pemkab Bangka Selatan Siapkan Nobar Piala Dunia 2026 di Himpang Lime Toboali, Gratis hingga Final

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:01:01 WIB
Pemkab Bangka Selatan gelar nobar Piala Dunia 2026 di Himpang Lime Toboali secara gratis hingga final.

TOBOALI — Euforia Piala Dunia 2026 di Bangka Selatan punya pusat keramaian tersendiri. Pemkab Basel menggelar nonton bareng (nobar) di kawasan Himpang Lime Toboali, yang akan berlangsung dari babak penyisihan hingga laga puncak.

Kepala Diskominfo Basel, Yuri Siswanto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk fasilitasi pemerintah daerah bagi masyarakat yang ingin menikmati pesta sepak bola terbesar di dunia secara bersama-sama. “Kami menyiapkan fasilitas nonton bareng Piala Dunia 2026 di kawasan Himpang Lime Toboali. Kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, serta menikmati setiap pertandingan dengan suasana yang meriah dan tertib,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).

Nobar Dimulai Dini Hari, Berlangsung Lebih dari Sebulan

Rangkaian nobar dimulai pada dini hari Sabtu, 13 Juni 2026. Tidak hanya berhenti di pertandingan pembuka, fasilitas ini akan tersedia hingga partai final yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026. Artinya, masyarakat bisa menyaksikan seluruh laga secara gratis selama ajang empat tahunan itu bergulir.

Ajakan Jaga Ketertiban dan Kebersihan

Yuri mengajak para pecinta bola di Basel untuk turut meramaikan acara. Namun, ia mengingatkan agar setiap pengunjung tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan. “Mari kita ciptakan suasana yang positif, menjaga kebersamaan, dan tetap mematuhi aturan yang berlaku selama kegiatan berlangsung,” kata Yuri.

Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar hiburan semata. Lebih dari itu, nobar di ruang publik diharapkan bisa mempererat kebersamaan antarwarga dan memperkuat semangat persatuan melalui olahraga yang digemari berbagai kalangan.

Ruang Publik yang Produktif dan Menyenangkan

Pemkab Basel menilai Himpang Lime Toboali sebagai lokasi yang strategis untuk menjadi pusat keramaian warga. Dengan menyediakan layar lebar dan fasilitas pendukung, pemerintah ingin menghadirkan ruang publik yang produktif sekaligus menyenangkan. “Masyarakat dapat menyaksikan secara gratis seluruh rangkaian pertandingan yang ditayangkan selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 hingga partai puncak nanti,” pungkas Yuri.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: cerapan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top