KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok energi. Hal ini dilakukan melalui dukungan infrastruktur terminal BBM, lembaga penyalur dan penyimpanan, armada distribusi, serta sistem pemantauan yang terintegrasi di seluruh Indonesia.
“Selain memastikan stok Pertalite dalam kondisi tersedia dan distribusi ke seluruh SPBU berjalan normal, Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Roberth dalam keterangan resminya, Sabtu (13/6).
Dengan jaringan infrastruktur yang membentang dari Sabang hingga Merauke, Pertamina mengklaim mampu menjaga keandalan pasokan. Perusahaan juga menyiapkan skema respons cepat jika terjadi lonjakan permintaan di suatu daerah.
Roberth menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama dengan delapan cabang kantor wilayah (Regional 1-8). Langkah antisipatif ini dilakukan untuk memastikan layanan energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Jika terdapat peningkatan kebutuhan di suatu wilayah, kami telah menyiapkan skema penguatan distribusi agar pasokan tetap terjaga,” jelasnya.
Selain menjamin pasokan, Pertamina Patra Niaga juga memastikan penyaluran BBM subsidi sesuai dengan ketentuan dan regulasi pemerintah. Perusahaan mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya, serta disesuaikan dengan jenis kendaraan yang digunakan.
“Pertamina Patra Niaga akan terus menjalankan tugas penyaluran energi dengan optimal serta memastikan ketersediaan Pertalite bagi masyarakat tetap terjaga,” kata Roberth.
Langkah ini menjadi penting mengingat Pertalite merupakan salah satu jenis BBM yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia, terutama di sektor transportasi dan usaha mikro. Kepastian pasokan diharapkan dapat menjaga stabilitas harga dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah.