Dwi Aryani Resmi Jabat Ketua BKMT Bangka Barat 2025-2030, Fokus pada Pendidikan Keagamaan dan Inovasi Dakwah Digital

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Senin, 15 Juni 2026 | 20:18:32 WIB
Dwi Aryani resmi dilantik sebagai Ketua BKMT Bangka Barat periode 2025-2030 di Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat.

MENTOK — Kepengurusan Daerah BKMT Bangka Barat masa bakti 2025-2030 resmi dilantik di Graha Aparatur Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Senin (15/6/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua BKMT Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Melati Erzaldi. Acara ini turut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, serta para pengurus dan anggota majelis taklim dari berbagai wilayah di Bangka Barat.

Empat Pilar Program Kerja BKMT Bangka Barat

Usai dilantik, Dwi Aryani menyampaikan bahwa kepengurusannya akan fokus pada penguatan peran majelis taklim sebagai wahana pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter keluarga. “Organisasi ini berfungsi sebagai media pemberdayaan dan pengembangan pendidikan keagamaan baik bagi setiap anggota organisasi maupun bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, BKMT Bangka Barat akan mendorong peningkatan keimanan serta peran majelis taklim dalam membangun masyarakat yang berakhlak, cerdas, dan sejahtera. “Meningkatkan keimanan dan peranan MT sebagai wahana pendidikan untuk membangun masyarakat yang berakhlak, cerdas, dan sejahtera dalam rangka mewujudkan masyarakat baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” sambungnya.

Wabup Dorong Inovasi Dakwah untuk Generasi Muda

Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kontribusi BKMT dalam pembinaan umat, khususnya kaum perempuan. “BKMT memiliki peran strategis sebagai wadah pemersatu dan pembinaan umat, khususnya bagi kaum perempuan di Kabupaten Bangka Barat,” ujar Yus Derahman.

Menurutnya, tantangan organisasi keagamaan ke depan akan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan perubahan sosial di era digital. Ia berpesan agar kepengurusan baru mampu menghadirkan inovasi dalam metode dakwah yang lebih adaptif dan dekat dengan generasi muda. “Dalam periode 2025–2030 ini, tantangan yang dihadapi tentu akan semakin kompleks, terutama di era digital saat ini. Oleh karena itu, saya berpesan agar kepengurusan yang baru dilantik dapat terus melakukan inovasi dakwah agar mampu merangkul generasi muda dengan cara yang relevan,” katanya.

Sinergi dengan Pemerintah Daerah untuk Penguatan Karakter Keluarga

Yus Derahman juga mendorong BKMT Bangka Barat untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Tujuannya mendukung program pembangunan yang berorientasi pada penguatan karakter keluarga dan nilai-nilai keagamaan. “Saya berharap pengurus dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menyukseskan program pembangunan berbasis penguatan karakter keluarga, serta terus menjaga eksistensi BKMT sebagai organisasi yang mandiri, berwibawa, dan menjadi penyejuk bagi umat,” ucapnya.

Dengan kepengurusan baru ini, BKMT Bangka Barat diharapkan mampu menjawab tantangan dakwah di era digital. Organisasi ini juga dituntut untuk tetap relevan sebagai wadah pemberdayaan perempuan dan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat yang terus berubah.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: negerilaskarpelangi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top