KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Galeri foto resmi yang dirilis Tesla menunjukkan pendekatan baru pada Model Y Performance. Jika generasi sebelumnya lebih terasa kaku dan sporty, kini interiornya terlihat lebih ramah untuk penggunaan sehari-hari. Ubahan paling mencolok ada pada material jok dan tata letak konsol tengah yang didesain ulang.
Tesla mengganti material jok pada Model Y Performance 2026. Kini joknya mengadopsi bahan yang lebih lembut dengan pola jahitan baru, mengurangi kesan keras seperti di versi sebelumnya. Meski begitu, dukungan lateral di kursi depan tetap dipertahankan untuk menjaga pengemudi saat bermanuver cepat.
Bagian belakang juga mendapat perhatian. Ruang kaki baris kedua tetap lega, namun sandaran punggung kini bisa diatur kemiringannya secara elektrik — fitur yang sebelumnya tidak tersedia. Ini menjadi nilai tambah bagi keluarga yang kerap membawa penumpang dewasa.
Tidak ada perubahan pada ukuran layar utama yang tetap 15 inci. Namun, antarmuka sistem infotainment diperbarui. Menu pengaturan kini lebih intuitif, dengan ikon lebih besar dan respons sentuh yang lebih cepat. Tesla juga menambahkan shortcut untuk mode berkendara di bagian bawah layar, memudahkan akses tanpa harus membuka menu bertingkat.
Sayangnya, Tesla masih tidak menyertakan head-up display. Semua informasi kecepatan dan navigasi tetap mengandalkan layar tengah, yang bagi sebagian pengemudi butuh adaptasi.
Konsol tengah didesain ulang dengan tambahan laci geser di bawah armrest. Ruang penyimpanan ini cukup untuk menaruh dompet atau ponsel kedua tanpa mengacaukan tempat cangkir. Dua port pengisian nirkabel kini ditempatkan lebih landai, memudahkan akses saat ponsel terpasang.
Bagasi depan (frunk) dan belakang tetap identik dengan model sebelumnya. Kapasitas total tetap sekitar 854 liter dengan kursi baris kedua terlipat, cukup untuk koper kabin atau perlengkapan outdoor.
Dengan ubahan interior ini, Tesla menegaskan bahwa Model Y Performance 2026 bukan lagi mobil yang hanya unggul di atas kertas. Fokus pada kenyamanan kabin membuatnya lebih relevan untuk pasar Indonesia, di mana SUV listrik sering dipakai sebagai kendaraan utama keluarga.
Belum ada informasi harga resmi untuk pasar Asia Tenggara. Namun, melihat tren sebelumnya, Model Y Performance 2026 kemungkinan akan dibanderol di atas Rp 1,5 miliar jika masuk ke Indonesia secara resmi.