PANGKALPINANG — Sekitar 500 orang yang terdiri dari warga, wisatawan, komunitas seni, dan pelaku usaha memadati Pantai Pasir Padi sejak pagi. Mereka menghadiri pembukaan festival yang tahun ini mengusung tema penguatan budaya dan ekonomi kreatif.
Pertunjukan seni budaya dan hiburan rakyat menjadi daya tarik utama di destinasi wisata andalan Kota Pangkalpinang tersebut. Para pengunjung juga antusias berkeliling ke stan-stan yang menjajakan produk kuliner, kerajinan tangan, dan hasil kreativitas masyarakat lainnya.
Sebanyak 65 stan UMKM yang melibatkan 130 pelaku usaha mendapat sambutan hangat dari pengunjung. Produk-produk lokal seperti kerajinan khas Bangka Belitung dan aneka kuliner tradisional menjadi incaran utama.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin yang akrab disapa Udin, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar agenda hiburan tahunan. "Festival Pasir Padi menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat," ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Pemerintah kota berharap gelaran ini bisa mendorong roda perekonomian warga, terutama para pelaku UMKM yang selama ini bergantung pada kunjungan wisatawan. Pantai Pasir Padi sendiri merupakan salah satu destinasi unggulan di Pangkalpinang yang kerap menjadi lokasi berbagai event tahunan.
Antusiasme pengunjung yang membludak sejak pagi hari menandakan animo masyarakat terhadap kegiatan berbasis budaya dan ekonomi kreatif masih tinggi. Pemerintah berencana menjadikan festival ini sebagai agenda tetap yang terus dikembangkan setiap tahunnya.
Dengan melibatkan puluhan pelaku UMKM, Festival Pasir Padi 7 diharapkan mampu menjadi katalis pertumbuhan ekonomi kreatif di Pangkalpinang. Selain itu, ajang ini juga memperkuat posisi Pantai Pasir Padi sebagai ikon wisata yang tak hanya menawarkan keindahan alam, tapi juga kekayaan budaya lokal.