UMKM Ria Barokah di Serang Kembangkan Tepung Ayam Goreng dari Bisnis Peyek Musiman, Binaan BRI Lewat LinkUMKM

Penulis: Ricki Manurung  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 19:04:01 WIB
UMKM Ria Barokah di Serang kembangkan tepung ayam goreng serbaguna hasil binaan BRI lewat LinkUMKM.

SERANG — Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Ria Barokah milik Jufriyah di Kota Serang, Banten, kini tak lagi hanya memproduksi peyek rumahan yang dibuat musiman jelang Hari Raya Idulfitri. Bisnis yang dirintis dari dapur rumah untuk menambah penghasilan keluarga itu telah bertransformasi menjadi produsen berbagai produk kuliner, mulai dari tepung ayam goreng serbaguna, kulit ayam crispy, hingga paket nasi kotak.

Perubahan ini terjadi setelah Jufriyah mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal untuk usahanya. Tak berhenti di situ, ia kemudian mengembangkan Tepung Fried Chicken Ria Barokah yang kini menjadi produk unggulan. Tepung serbaguna itu disebut memiliki cita rasa gurih dan dapat digunakan untuk berbagai olahan, seperti ayam goreng, kulit ayam crispy, jamur, tempe, hingga aneka gorengan lainnya.

Dari Pelatihan Daring hingga Akses Pasar Baru

Jufriyah mengaku bahwa pendampingan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menjadi katalis utama pengembangan usahanya. Ia mulai aktif mengikuti program LinkUMKM yang diinisiasi oleh BRI, termasuk melalui Rumah BUMN BRI Serang.

“Saya memutuskan untuk selalu aktif mengikuti berbagai kegiatan LinkUMKM, mulai dari media sosial hingga pelatihan daring. Dari kegiatan tersebut saya mendapatkan banyak pengalaman dan kesempatan yang bermanfaat bagi usaha yang saya jalankan,” ujar Jufriyah dalam pernyataan yang diterima redaksi, pekan lalu.

Melalui program tersebut, Jufriyah tidak hanya mendapatkan pelatihan kapasitas usaha, tetapi juga perluasan akses pemasaran. Keaktifannya di komunitas digital LinkUMKM membuka peluang bagi produk-produk Ria Barokah untuk dikenal lebih luas, tidak lagi terbatas pada pesanan musiman.

Dorongan BRI untuk UMKM Naik Kelas

Kisah UMKM Ria Barokah menjadi salah satu contoh keberhasilan program penguatan kapasitas yang terus digencarkan BRI. Perusahaan pelat merah itu secara konsisten mendorong pelaku UMKM agar berkembang melalui pendampingan, akses permodalan, dan perluasan pasar.

Jufriyah, yang sebelumnya hanya mengandalkan jasa jahit dan produksi peyek musiman, kini memiliki lini produk yang lebih stabil dan beragam. Transformasi dari peyek rumahan menjadi produsen tepung ayam goreng ini membuktikan bahwa pendampingan yang tepat dapat mengubah skala usaha mikro menjadi lebih berdaya saing.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: bangkaindependent.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top