7 Air Terjun Cantik di Kepulauan Bangka Belitung untuk Healing dari Hiruk Pikuk Kota

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 17:12:53 WIB
Air Terjun Putri Tujuh di Belinyu memiliki tujuh undakan dengan kolam alami yang airnya tidak pernah keruh.

Bangka Belitung selama ini lebih dikenal dengan pantai granit dan laut birunya. Tapi di balik hamparan sawit dan bukit tanahnya, tersembunyi puluhan air terjun yang airnya jernih dan suasananya sunyi. Sebagian besar berada di Kabupaten Bangka Barat dan Bangka Selatan, daerah yang konturnya berbukit dan masih lebat hutannya.

Bagi perantau atau wisatawan yang jenuh dengan pantai, air terjun di sini menawarkan alternatif healing yang berbeda. Dinginnya air langsung dari perbukitan, ditambah suara gemericik yang dominan, langsung menenangkan pikiran. Tapi perlu diingat, akses menuju beberapa lokasi masih berupa jalan tanah dan setapak.

1. Air Terjun Putri Tujuh di Belinyu

Lokasinya di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, sekitar 1,5 jam dari Pangkalpinang. Air terjun ini punya tujuh undakan dengan kolam alami di setiap tingkatannya. Warga setempat sering menyebutnya sebagai tempat mandi yang menyegarkan karena airnya tidak pernah keruh, bahkan di musim kemarau.

Akses jalan sudah cukup baik hingga area parkir. Dari tempat parkir, pengunjung berjalan kaki sekitar 10-15 menit menyusuri anak sungai. Paling ramai dikunjungi saat akhir pekan, jadi datanglah di hari kerja jika ingin suasana lebih sepi.

2. Air Terjun Bukit Batu di Bangka Barat

Berada di Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, air terjun ini berbeda dari yang lain. Aliran airnya jatuh di atas batuan granit besar yang berundak, bukan tebing vertikal. Bentuknya mirip tangga raksasa dengan air mengalir di sela-sela batu.

Medan menuju lokasi cukup menantang. Setelah turun dari kendaraan, pengunjung harus berjalan menuruni bukit dengan kemiringan curam. Butuh waktu sekitar 30 menit. Disarankan memakai sepatu anti-slip karena bebatuan lumut sangat licin.

3. Air Terjun Mangkol di Pinggir Kota Pangkalpinang

Ini yang paling mudah diakses. Air Terjun Mangkol berada di kawasan Taman Wisata Alam Mangkol, hanya 15 menit dari pusat Kota Pangkalpinang. Air terjunnya tidak terlalu tinggi, sekitar 10 meter, tapi kolam di bawahnya cukup luas untuk berenang.

Karena dekat kota, tempat ini sering dijadikan lokasi piknik keluarga. Pemerintah setempat sudah membangun beberapa fasilitas dasar seperti toilet dan gazebo. Cocok untuk yang malas trekking jauh tapi tetap ingin merasakan suasana air terjun.

4. Air Terjun Pedindang di Bangka Selatan

Tersembunyi di Desa Bencah, Kecamatan Air Gegas. Air Terjun Pedindang memiliki debit air yang deras sepanjang tahun karena sumbernya dari mata air pegunungan. Keunikan lain, di sekitar air terjun tumbuh pohon-pohon besar dengan akar menjuntai hingga ke permukaan air.

Jalan menuju lokasi masih sebagian besar tanah merah. Saat musim hujan, jalur ini licin dan berlumpur. Sebaiknya menggunakan kendaraan roda dua atau berjalan kaki dari desa terdekat. Waktu tempuh dari jalan utama sekitar 45 menit.

5. Air Terjun Kurau di Bangka Tengah

Berada di Desa Kurau, Kecamatan Koba. Air terjun ini mengalir di celah bebatuan sempit, membentuk aliran seperti seluncuran alami. Anak-anak muda setempat sering memanfaatkannya untuk bermain air atau sekadar duduk di bebatuan sambil merendam kaki.

Tidak ada tiket masuk resmi karena lokasinya masih di tanah ulayat warga. Pengunjung cukup meminta izin ke ketua RT setempat. Jangan lupa membawa bekal sendiri karena tidak ada warung di sekitar lokasi.

6. Air Terjun Tanjung Kelumpang di Bangka Barat

Berada di Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat. Air terjun ini punya ketinggian sekitar 15 meter dengan kolam yang cukup dalam di bawahnya. Airnya berwarna hijau toska saat terkena sinar matahari, kontras dengan tebing cokelat di sekitarnya.

Aksesnya cukup sulit. Dari jalan aspal, pengunjung harus menyusuri jalan setapak di kebun sawit selama 1 jam. Pastikan fisik dalam kondisi prima. Bawa air minum yang cukup karena tidak ada sumber air di sepanjang perjalanan.

7. Air Terjun Tanjung Batu di Belitung Timur

Lokasinya di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur. Air terjun ini unik karena berada di kawasan karst dengan tebing batu kapur di sekitarnya. Suasana di sini sangat sunyi karena jauh dari permukiman.

Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus menyewa perahu kecil menyeberangi sungai kecil, lalu dilanjutkan berjalan kaki. Waktu terbaik adalah pagi hari antara pukul 07.00-10.00 WIB sebelum matahari terlalu terik. Bawalah senter karena beberapa bagian jalur gelap di bawah rimbunan pohon.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berkunjung ke Air Terjun di Bangka Belitung

Cuaca di Bangka Belitung sangat tidak menentu. Hujan bisa turun tiba-tiba meski pagi hari cerah. Jika air sungai mulai keruh dan meninggi, segera naik ke tempat yang lebih tinggi. Beberapa air terjun pernah mengalami banjir bandang kecil saat hujan deras di hulu.

Jangan membuang sampah sembarangan. Sebagian besar lokasi air terjun tidak memiliki petugas kebersihan. Bawa kembali sampahmu ke kota. Ini penting karena warga lokal masih bergantung pada sumber air dari sungai-sungai ini untuk kebutuhan sehari-hari.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah aman berenang di kolam air terjun?
Tergantung kondisi. Beberapa kolam memiliki arus bawah yang cukup kuat, terutama setelah hujan. Cek kedalaman dengan bertanya pada warga setempat sebelum masuk ke air.

Kapan waktu terbaik berkunjung ke air terjun di Bangka Belitung?
Musim kemarau antara Mei hingga September. Debit air tetap stabil tapi risiko banjir bandang lebih kecil. Hindari musim hujan Desember-Februari karena akses jalan becek dan berbahaya.

Apakah ada biaya masuk ke lokasi air terjun?
Harga bervariasi, cek langsung ke tempatnya. Beberapa lokasi dikelola oleh desa dengan tarif sukarela, sementara yang lain gratis. Pastikan membawa uang tunai karena sinyal telepon lemah di sebagian besar lokasi.

Bagaimana cara mencapai air terjun tanpa kendaraan pribadi?
Sewa ojek dari kota kecamatan terdekat. Tarifnya bervariasi, cek langsung ke tempatnya. Pastikan sudah deal harga sebelum berangkat. Beberapa ojek bersedia menunggu selama kamu di air terjun.

Apakah ada penginapan di dekat lokasi air terjun?
Sebagian besar tidak ada penginapan di sekitar air terjun. Pilihan terbaik adalah menginap di kota kecamatan lalu berangkat pagi hari. Di Belinyu, Koba, dan Jebus tersedia losmen atau homestay sederhana.

Air terjun di Bangka Belitung memang tidak setinggi yang ada di Jawa atau Sumatera Barat. Tapi ketenangan dan keasriannya sulit dicari di tempat lain. Tidak ada kafe atau musik keras di sini. Hanya suara air, angin, dan kadang kicau burung. Itu sudah cukup untuk mengembalikan energi yang terkuras oleh rutinitas.

Reporter: Monang Simanjuntak
Back to top