5 Tempat Ngopi Estetik di Kepulauan Bangka Belitung yang Hits, Wajib Coba untuk Pecinta Kopi

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 14:12:32 WIB
Suasana interior Kopi Garam di Pangkalpinang yang ramai pengunjung pada akhir pekan.

Kopi Bangka punya sejarah panjang. Dari perkebunan kopi robusta di pedalaman hingga warung-warung kopi tua di pusat kota, tradisi minum kopi di sini bukan sekadar tren. Dalam lima tahun terakhir, geliat kedai kopi kekinian merambah Pulau Bangka dan Belitung, menghadirkan ruang ngopi yang memadukan cita rasa lokal dengan desain modern. Buat perantau atau wisatawan yang mencari tempat nongkrong, berikut lima pilihan yang patut disambangi.

1. Kopi Garam — Perpaduan Rasa Asin dan Manis di Pusat Pangkalpinang

Berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kopi Garam menjadi salah satu pionir kedai kopi kekinian di Bangka. Namanya diambil dari menu andalan: kopi susu dengan sedikit garam yang menyeimbangkan rasa pahit dan manis.

Bangunannya bergaya industrial dengan dinding bata ekspos. Tempatnya tidak terlalu luas, tapi cukup nyaman untuk bekerja atau sekadar ngobrol santai. Menu kopi lokal robusta Bangka menjadi andalan, diseduh dengan metode manual brew atau espresso. Kalau datang akhir pekan, siap-siap antre—tempat ini selalu ramai.

2. D’Kopi Bangka — Konsep Rumah Tua dengan Cita Rasa Tradisional

D’Kopi Bangka berada di kawasan Kelurahan Masjid Jamik, Pangkalpinang. Kedai ini menempati rumah kayu tua bergaya Melayu yang sudah direnovasi. Suasananya adem, cocok buat yang ingin menghindari keramaian.

Menu unggulannya adalah kopi tubruk khas Bangka yang disajikan dalam cangkir keramik. Selain kopi, ada juga aneka minuman tradisional seperti teh pucuk dan air jahe. Tempat ini buka sejak pagi, jadi bisa jadi pilihan untuk sarapan sambil menikmati udara sejuk.

3. Warung Kopi Ake — Ngopi Pinggir Pantai di Tanjung Pandan

Warung kopi ini terletak di kawasan Pantai Tanjung Kelayang, Belitung. Konsepnya semi-outdoor dengan kursi kayu dan meja rendah. Angin laut langsung terasa, apalagi kalau sore hari.

Menu kopi robusta Belitung jadi primadona, diseduh secara tradisional dengan saringan kain. Harganya ramah di kantong. Tempat ini lebih cocok untuk ngopi santai sambil menikmati pemandangan laut, bukan untuk bekerja atau meeting.

4. Kedai Kopi Kita — Ruang Kreatif Anak Muda Pangkalpinang

Berada di Jalan Diponegoro, Kedai Kopi Kita sering dijadikan tempat pameran seni dan diskusi komunitas. Dindingnya dipenuhi mural karya seniman lokal. Tempat ini favorit mahasiswa dan pekerja kreatif.

Kopi susu gula aren jadi menu paling laris. Ada juga pilihan kopi single origin dari petani lokal Bangka. Suasananya mendukung untuk bekerja—colokan listrik tersedia di hampir setiap meja. Kalau ingin tempat tenang, hindari datang saat ada acara komunitas.

5. Kafe Tanjung — Ngopi Sambil Lihat Matahari Tenggelam

Kafe Tanjung berada di ujung Jalan Tanjung, dekat Pelabuhan Pangkalbalam. Tempat ini terkenal dengan pemandangan langsung ke Selat Bangka. Sore hari, banyak pengunjung datang untuk melihat matahari tenggelam.

Menu kopinya standar, tapi yang dijual adalah suasananya. Kursi-kursi bambu berjejer menghadap laut. Cocok untuk wisatawan yang ingin ngopi sambil foto-foto estetik. Harga menu bervariasi, lebih baik cek langsung ke tempatnya sebelum memesan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah tempat ngopi di Bangka Belitung buka setiap hari?
Bervariasi tergantung tempat. Beberapa kedai tutup di hari Senin, sementara yang lain buka setiap hari. Sebaiknya cek jam operasional terbaru melalui media sosial mereka sebelum berkunjung.

Berapa rata-rata harga kopi di kedai estetik Bangka Belitung?
Harga bervariasi, mulai dari Rp15.000 hingga Rp40.000 per cangkir, tergantung menu dan lokasi. Jangan ragu tanya langsung ke barista untuk rekomendasi.

Apakah ada kedai kopi yang menyediakan menu non-kopi?
Ya, hampir semua tempat menyediakan teh, cokelat panas, atau minuman segar seperti es jeruk dan soda gembira. Cocok buat yang tidak minum kopi.

Kapan waktu terbaik untuk ngopi di Bangka Belitung?
Sore hari sekitar pukul 16.00–17.00 WIB. Cuaca lebih sejuk, dan beberapa tempat menawarkan pemandangan matahari terbenam. Hindari siang hari karena cuaca panas dan lembap.

Apakah tempat ngopi ini ramah untuk bekerja atau belajar?
Beberapa tempat seperti Kedai Kopi Kita dan Kopi Garam punya colokan listrik dan WiFi. Tapi untuk bekerja serius, sebaiknya datang di jam sepi (pagi hari atau malam hari).

Ngopi di Bangka Belitung bukan cuma soal rasa, tapi juga soal suasana. Setiap tempat punya karakter sendiri—dari rumah tua, pinggir pantai, hingga ruang kreatif. Yang pasti, kopi lokal robusta Bangka dan Belitung layak dicoba. Kalau kamu mampir, jangan lupa tanya ke barista soal cerita di balik secangkir kopi yang kamu pesan. Selamat menjelajah.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Back to top