Label 'Diteruskan' yang muncul otomatis di WhatsApp sebenarnya adalah bagian dari sistem yang dibuat untuk membantu pengguna menilai kredibilitas sebuah pesan.
Fitur ini sebenarnya bagian dari sistem yang dibuat WhatsApp untuk membantu pengguna menilai kredibilitas sebuah informasi. Semakin sering sebuah pesan diteruskan berkali-kali dari satu orang ke orang lain, semakin besar pula kemungkinan pesan tersebut adalah spam atau informasi yang tidak akurat.
Selain label peneruskan, WhatsApp juga membatasi teknis pengiriman pesan yang sudah sering diteruskan sebagai bagian dari upaya menekan penyebaran hoaks. Berikut penjelasan lengkap soal arti label ini dan cara memeriksanya.
Berdasarkan penjelasan yang beredar dari sumber teknologi, WhatsApp membedakan label berdasarkan seberapa sering sebuah pesan sudah diteruskan. Label "Forwarded" muncul ketika pesan sudah diteruskan hingga empat kali dari pengirim aslinya.
Jika pesan sudah diteruskan lebih dari empat kali, labelnya berubah menjadi "Frequently forwarded" atau sering dibagikan. Sementara label "Forwarded many times" muncul untuk kasus khusus, yaitu ketika sebuah informasi dibagikan ke pengguna dalam jumlah besar secara serentak dalam waktu yang singkat.
Ketiga level label ini pada dasarnya memberi sinyal yang sama, yakni mengingatkan penerima pesan untuk lebih berhati-hati dan tidak langsung mempercayai isi pesan begitu saja, apalagi tanpa memeriksa sumber aslinya.
Untuk melihat detail status sebuah pesan, tekan dan tahan (long press) pesan yang dimaksud, lalu ketuk opsi "Info" yang muncul di bagian atas layar. Di halaman info ini, pengguna bisa melihat detail tambahan terkait pesan tersebut.
Selain label peneruskan, WhatsApp juga menyediakan ikon kaca pembesar di sisi kanan bubble chat untuk pesan yang sudah berstatus diteruskan. Ikon ini terhubung dengan fitur "Search the Web" yang memungkinkan pengguna langsung mencari isi pesan tersebut di mesin pencari untuk memeriksa kebenarannya.
Selain sistem label, WhatsApp juga menerapkan pembatasan jumlah kontak tujuan saat meneruskan pesan. Aturannya, satu kali proses forward hanya bisa dikirim ke maksimal lima kontak atau chat sekaligus.
Pembatasan ini berlaku untuk semua jenis pesan yang diteruskan, bukan cuma yang sudah berstatus "Frequently forwarded". Tujuannya adalah memperlambat laju penyebaran sebuah pesan secara massal dalam waktu singkat, yang selama ini jadi salah satu cara utama hoaks menyebar luas.
Bagi pengguna sehari-hari, label ini bisa jadi pengingat sederhana sebelum ikut menyebarkan sebuah pesan ke kontak atau grup lain. Pesan dengan label "Frequently forwarded" sebaiknya tidak langsung diteruskan lagi tanpa diverifikasi kebenarannya terlebih dahulu.
Memeriksa sumber asli sebuah informasi, terutama yang berkaitan dengan kesehatan, keuangan, atau isu sosial-politik, tetap jadi langkah paling aman sebelum memutuskan untuk membagikannya ke orang lain.
Memahami arti label ini membantu pengguna lebih waspada terhadap informasi yang beredar di WhatsApp. Berita dan tips teknologi lainnya bisa disimak lebih lanjut di suarababel.com.