Desa Air Bara di Bangka Selatan Resmi Jadi Desa Binaan Sadar HAM, Teken Komitmen Pelayanan Publik Inklusif

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:02:01 WIB
Kepala Desa Air Bara, Muklis Insan, menandatangani komitmen bersama pelayanan publik inklusif bersama para kepala seksi di Kantor Desa Air Bara, Bangka Selatan.

BANGKA SELATAN — Desa Air Bara menjadi satu dari 200 kelurahan/desa di Indonesia yang ditunjuk sebagai Desa Binaan Sadar HAM. Program ini diinisiasi langsung oleh Menteri HAM RI sebagai langkah strategis membangun lingkungan pelayanan yang adil dan tanpa diskriminasi bagi seluruh warga.

Dalam sosialisasi yang digelar untuk aparatur desa dan kader PKK tersebut, Kanwil Kemenham Babel juga menempatkan satu orang Penggerak HAM di desa itu. Sahri Sakili ditugaskan untuk mendampingi pemerintah desa selama lima bulan ke depan dalam mengimplementasikan nilai-nilai hak asasi manusia pada setiap layanan publik.

Komitmen Bersama untuk Pelayanan Tanpa Diskriminasi

Kegiatan ini berpuncak pada penandatanganan komitmen bersama yang dilakukan Kepala Desa Air Bara, Muklis Insan, bersama seluruh kepala seksi (Kasi). Komitmen ini bertujuan menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, setara, dan berorientasi pada pemenuhan hak masyarakat.

Muklis Insan mengapresiasi sosialisasi yang diberikan Kanwil Kemenham Babel. Menurutnya, pendampingan ini sangat bermanfaat bagi desanya dalam menerapkan nilai-nilai HAM di setiap pelayanan.

"Tentunya kami sangat berbangga sekali dapat menjadi satu diantara 200 kelurahan/desa di Indonesia yang ditetapkan menjadi Desa Binaan Sadar HAM. Semoga hal ini membawa kemanfaatan yang besar bagi masyarakat kami," ujar Muklis seraya menegaskan dukungan penuh terhadap program Penggerak HAM di desanya.

Apa Peran Penggerak HAM di Desa Air Bara?

Kabid Instrumen dan Penguatan HAM Kanwil Kemenham Kepulauan Bangka Belitung, Anis Ratna, menjelaskan bahwa program Desa Sadar HAM mendorong pemerintah desa bersama masyarakat membangun lingkungan yang mampu memberikan pelayanan secara adil, setara, dan tanpa diskriminasi.

"Pelaksanaan Desa Sadar HAM juga akan dilakukan melalui penilaian dan monitoring secara berkala untuk memastikan program berjalan sesuai dengan indikator dan kriteria yang telah ditetapkan," jelas Anis.

Dalam kesempatan itu, Sahri Sakili selaku Penggerak HAM Desa Air Bara memaparkan rencana program kerja yang akan dijalankan selama lima bulan ke depan. Sesi sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab dan dialog yang berlangsung interaktif antara peserta dan narasumber.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: liputanbabel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top