Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 3,65 poin atau 0,06 persen ke posisi 6.118,04 pada Rabu pagi. Indeks LQ45 yang menghimpun 45 saham unggulan juga turun 1,32 poin atau 0,22 persen ke posisi 606,84. Pelemahan tipis ini membuka perdagangan pagi dengan tekanan jual terbatas di lantai bursa.
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 3,65 poin atau 0,06 persen ke posisi 6.118,04 pada Rabu pagi. Pelemahan itu beriringan dengan penurunan Indeks LQ45 yang turun 1,32 poin atau 0,22 persen ke posisi 606,84.
Angka pembukaan ini menempatkan IHSG hanya bergeser tipis dari level penutupan sebelumnya. Tekanan jual pagi ini masih terbatas pada kelompok saham tertentu.
Kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 tercatat turun 1,32 poin atau 0,22 persen ke posisi 606,84. Persentase penurunan LQ45 lebih besar dibanding IHSG yang hanya melemah 0,06 persen.
Kondisi itu mengindikasikan tekanan jual lebih terkonsentrasi pada saham-saham berkapitalisasi besar. Sementara pergerakan IHSG secara keseluruhan tertahan oleh saham di luar kelompok unggulan.
IHSG dibuka di posisi 6.118,04 setelah melemah 3,65 poin dari level sebelumnya. Angka ini menjadi titik pembukaan perdagangan Rabu pagi di BEI.
Selisih 3,65 poin setara 0,06 persen, tergolong pergerakan tipis untuk pembukaan sesi. Belum ada keterangan resmi mengenai faktor yang menekan indeks pagi ini.
Baik IHSG maupun LQ45 sama-sama dibuka di zona merah. LQ45 berada di posisi 606,84 setelah turun 0,22 persen, sedangkan IHSG bertahan di 6.118,04 dengan penurunan 0,06 persen.
Pergerakan searah ini menunjukkan sentimen jual pagi ini merata di saham unggulan maupun indeks secara keseluruhan. Besaran penurunannya berbeda, dengan LQ45 melemah lebih dalam secara persentase.