Kepolisian Resor Bangka Barat memperketat pengawasan di Pelabuhan Tanjungkalian, Mentok, untuk mencegah pengiriman pasir dan balok timah tanpa izin keluar dari Pulau Bangka. Personel Satuan Polairud dikerahkan melakukan pemeriksaan berkala terhadap kendaraan yang akan menyeberang ke Sumatra, termasuk mencocokkan muatan dengan dokumen perjalanan. Pengawasan terakhir digelar Kamis (1/10) malam mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai.
MENTOK — Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanuntak menyatakan pengawasan di kawasan pelabuhan dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi pengiriman pasir timah maupun balok timah tanpa izin yang hendak keluar daerah. Pemeriksaan menyasar seluruh kendaraan yang akan menyeberang dari Pelabuhan Tanjungkalian menuju Sumatra.
Petugas tidak hanya memeriksa muatan, tetapi juga meneliti kelengkapan dokumen yang dibawa sopir. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kepolisian menutup celah penyelundupan melalui jalur penyeberangan laut.
Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menjelaskan sejumlah titik pemeriksaan yang dilakukan personel di lapangan. Pemeriksaan mencakup kendaraan bernomor, dokumen kapal berupa manifes, hingga pengecekan di loket untuk mengetahui berat kendaraan yang akan menyeberang.
Surat-surat yang dibawa para sopir turut diperiksa. Petugas juga menanyakan asal barang dan tujuan pengiriman kepada pengemudi.
"Kita lakukan secara rutin berkala, terakhir dilaksanakan Kamis (1/10) mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai. Personel Satpolairud melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang akan menyeberang, termasuk mencocokkan muatan dan dokumen perjalanan," kata Helen Simanuntak.
Dari kegiatan pengawasan tersebut, petugas tidak menemukan aktivitas maupun muatan barang yang mencurigakan terkait pasir timah ataupun balok timah pada kapal angkutan barang yang diperiksa. Meski demikian, pengawasan dan pemantauan akan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan.
"Hasil pemeriksaan malam itu tidak ditemukan adanya aktivitas atau muatan yang mencurigakan, meskipun demikian pengawasan dan pemantauan akan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan," ujar Yos Sudarso.
Pengawasan di kawasan pelabuhan merupakan bagian dari upaya Polres Bangka Barat dalam mengantisipasi berbagai bentuk penyelundupan maupun pengiriman barang tanpa izin. Pelabuhan Tanjungkalian menjadi salah satu pintu keluar utama dari Pulau Bangka menuju Sumatra, sehingga rawan dijadikan jalur pengiriman komoditas tanpa dokumen resmi.
Polres Bangka Barat mengimbau para pengemudi dan pengguna jasa angkutan laut agar membawa dokumen kendaraan dan muatan lengkap. Petugas juga meminta mereka memastikan barang yang diangkut memiliki asal-usul dan tujuan yang jelas.
Pemeriksaan dokumen perjalanan dan kesesuaian muatan menjadi kunci dalam pencegahan pengiriman timah ilegal. Kepolisian menegaskan pengawasan serupa akan terus digelar secara berkala di kawasan pelabuhan.