Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP per 5 Oktober 2026 Masih Stabil, Ini Daftar Lengkapnya

Penulis: Alfian Batubara  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 12:35:32 WIB
SPBU Pertamina di kawasan Bangka Belitung melayani pengisian BBM untuk kendaraan bermotor.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Harga bahan bakar minyak di jaringan SPBU Pertamina, Shell, dan BP tidak mengalami perubahan per 5 Oktober 2026. Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, sementara Pertamax bertahan di Rp15.950 per liter. Stabilitas harga ini berlangsung sejak awal September 2026 di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia.

Sejumlah produk BBM subsidi maupun nonsubsidi di SPBU Pertamina, Shell, dan BP masih mengacu pada tarif yang sama seperti bulan sebelumnya. Tidak ada penyesuaian harga sejak awal September 2026, meski pergerakan minyak mentah dunia terus berfluktuasi.

Informasi harga tersebut mengacu pada laman resmi Pertamina per 5 Oktober 2026. Masyarakat yang hendak mengisi bahan bakar bisa mengecek terlebih dahulu sebelum tiba di SPBU, karena kebijakan harga dapat berubah sewaktu-waktu.

Daftar Harga BBM Pertamina per 5 Oktober 2026

Pertamina tidak mengubah tarif untuk seluruh produk yang dijual di SPBU-nya. Berikut rincian harga per liter yang berlaku:

  • Pertalite: Rp10.000
  • Solar Subsidi: Rp6.800
  • Pertamax: Rp15.950
  • Pertamax Turbo: Rp19.600
  • Pertamax Green: Rp19.150
  • Dexlite: Rp23.700
  • Pertamina Dex: Rp25.200

Harga BBM Shell dan BP

Di SPBU Shell, produk diesel premium masih dipatok pada harga yang sama. Shell V-Power Diesel dijual Rp25.420 per liter.

SPBU BP juga tidak melakukan penyesuaian. Tiga produk yang tercantum di laman resminya tetap pada tarif berikut:

  • BP 92: Rp16.130 per liter
  • BP Ultimate: Rp19.330 per liter
  • BP Ultimate Diesel: Rp25.420 per liter

Mengapa Harga Tidak Berubah

Stabilitas harga BBM di dalam negeri terjadi ketika harga minyak mentah dunia masih bergerak naik-turun. Pemerintah dan badan usaha tidak serta-merta menyesuaikan harga jual di SPBU setiap kali ada pergerakan di pasar global.

Untuk produk nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, penyesuaian biasanya dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan kurs rupiah dan harga minyak mentah. Sementara untuk BBM subsidi, perubahan harga memerlukan keputusan pemerintah karena menyangkut anggaran kompensasi.

Hingga 5 Oktober 2026, belum ada pengumuman resmi soal kenaikan atau penurunan harga dari Pertamina, Shell, maupun BP. Konsumen disarankan memantau laman resmi masing-masing operator SPBU untuk mendapatkan informasi terbaru.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: tangselpos.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top