JWB ke-4 ASPPI Sumut Jelajah Wisata Budaya Medan dan Karo 5-8 Oktober 2026

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:36:32 WIB
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan dukungan Pemkot Medan pada pembukaan JWB ke-4 ASPPI Sumut di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (5/10/2026).

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Jelajah Wisata Budaya (JWB) ke-4 yang digelar ASPPI DPD Sumatera Utara berlangsung 5-8 Oktober 2026 dengan lokasi berbeda dari tiga gelaran sebelumnya, yakni Kota Medan dan Kabupaten Karo. Kegiatan ini mempertemukan sekitar 100 buyer dari Singapura, Thailand, Malaysia, serta sejumlah provinsi di Indonesia dengan pelaku usaha pariwisata setempat. Setelah tiga edisi berpusat di kawasan Danau Toba, JWB kini mengangkat potensi wisata budaya Medan dan Karo sebagai paket yang disiapkan menjadi produk wisata.

JWB ke-4 dibuka lewat Welcome Dinner di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 35, pada Senin (5/10/2026) malam. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan Pemkot Medan terhadap kegiatan tersebut dan menekankan karakter multikultural kota itu sebagai daya tarik pariwisata.

Rangkaian acara menyebar ke sejumlah titik di Medan dan Kabupaten Karo hingga 8 Oktober 2026. Peserta tidak hanya diajak melihat destinasi, tetapi juga mengenal kehidupan masyarakat, alam, budaya, dan kuliner lokal di tiap lokasi yang dikunjungi.

Rangkaian Acara JWB ke-4

  • Welcome Dinner di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (5/10/2026) malam
  • Table top yang mempertemukan seller dan buyer pariwisata
  • Eksplorasi potensi wisata budaya Kota Medan
  • Kunjungan ke Desa Dokan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo

Agenda table top menjadi inti pertemuan bisnis dalam JWB ke-4. Forum itu memberi ruang bagi pelaku usaha pariwisata memperkenalkan produk mereka langsung kepada calon mitra yang berpotensi memasarkan paket wisata ke berbagai daerah maupun pasar mancanegara.

Medan dan Karo sebagai Fokus Baru

Wali Kota Rico menyebut Medan dibangun dari keberagaman etnis yang hidup harmonis, mulai dari Jawa, Melayu, Batak, Karo, Minang, Chinese, hingga India. Keberagaman itu, menurutnya, merupakan bagian penting dari identitas kota yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik pariwisata.

Ia juga mengarahkan peserta untuk mencicipi kuliner khas Medan dan mengunjungi Gallery Mustika Deli yang menampilkan produk unggulan UMKM lokal hasil kurasi. "Silakan nikmati kuliner khas Kota Medan dan jangan lupa melihat produk-produk UMKM lokal. Banyak potensi yang bisa dibawa pulang dan dikenalkan kepada wisatawan," kata Rico.

Di Kabupaten Karo, perhatian peserta diarahkan ke Desa Dokan, Kecamatan Merek. Ketua ASPPI DPD Sumut Achmad Fauzi Lubis menyebut peserta diajak menyelami alam, budaya, kuliner, sekaligus merasakan keramahan masyarakat setempat.

Siapa Saja yang Terlibat

Welcome Dinner JWB ke-4 dihadiri Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Erwita Dianti, Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan M. Odi Anggi Batubara, Ketua ASPPI DPD Sumut Achmad Fauzi Lubis, dan Ketua Panitia H. Pujiono.

Sekitar 100 buyer yang hadir berasal dari Singapura, Thailand, Malaysia, DKI Jakarta, Riau, Sumatera Barat, Aceh, Jawa Timur, Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Riau, dan sejumlah daerah lain. Kehadiran mereka diharapkan menjadi pintu masuk perluasan promosi destinasi Medan dan Karo.

Disiapkan Jadi Paket Wisata

Achmad menyatakan JWB ke-4 dirancang bukan sekadar kegiatan promosi, melainkan ruang pertemuan pelaku industri pariwisata dengan buyer. ASPPI ingin mempertemukan lebih banyak pelaku wisata sekaligus membuka peluang kerja sama yang menghasilkan produk wisata baru.

"Ke depannya, JWB ini akan kami jadikan paket wisata. Jadi bukan hanya kegiatan jelajah, tetapi bisa dikembangkan menjadi produk yang nantinya ditawarkan kepada wisatawan," kata Achmad.

Owner Widy Holidays, H. Amsyal, menyambut positif pertemuan seller dan buyer tersebut. Menurutnya, forum itu memberi manfaat langsung bagi pelaku usaha pariwisata, terutama karena peserta datang dari luar Sumut dan beberapa negara.

"Bagi kami, dampaknya sangat bagus karena bisa berinteraksi langsung dengan peserta dari luar Sumut, termasuk dari beberapa negara yang ikut dalam acara ini," ujar Amsyal, Selasa (6/10/2026). Ia berharap jejaring yang terbentuk selama JWB berlanjut menjadi kerja sama bisnis setelah kegiatan selesai.

Bagi traveler yang menantikan paket wisata Medan-Karo, hasil JWB ke-4 menjadi sinyal awal. Informasi resmi soal jadwal, harga, dan titik kunjungan paket wisata ini dapat dikonfirmasi melalui ASPPI DPD Sumut atau Dinas Pariwisata Kota Medan.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: rentak.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top