TOBOALI — Debby tiba di lokasi bersama belasan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sekitar pukul 21.00 WIB, atau sekitar satu jam setelah petugas pemadam kebakaran mulai beroperasi sejak pukul 20.00 WIB. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Bangka Selatan itu untuk memastikan penanganan darurat berjalan sekaligus mengecek kebutuhan warga di pengungsian.
Pemerintah daerah bergerak setelah menerima laporan kebakaran. Sejumlah petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke titik api, disusul tenaga kesehatan dari beberapa puskesmas terdekat yang diterjunkan untuk membantu penanganan di lapangan.
Kebakaran di Dusun Serdang diperkirakan menghanguskan ratusan rumah. Data pasti jumlah rumah dan warga terdampak masih dalam pendataan petugas di lokasi.
Skala musibah yang luas membuat Pemkab Basel mengerahkan berbagai sumber daya sekaligus. Selain armada pemadam, pemerintah daerah menyiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan warga yang kehilangan tempat tinggal.
Dapur umum disiapkan sebagai respons cepat atas kebutuhan pangan warga terdampak. Bantuan logistik dan layanan kesehatan juga disiagakan di lokasi pengungsian.
Debby mengatakan, pemerintah daerah langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai kebakaran tersebut. "Pemerintah daerah langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai kebakaran," ujarnya.
Langkah cepat itu mencakup koordinasi lintas OPD, pengerahan petugas pemadam, hingga penyiapan tenaga kesehatan dari puskesmas terdekat. Warga diminta tetap mengikuti arahan petugas selama proses penanganan berlangsung.
Petugas masih mendata jumlah rumah yang terbakar dan warga yang mengungsi. Pemerintah daerah menyatakan akan melanjutkan penanganan darurat hingga kebutuhan dasar warga terpenuhi.
Sejumlah kepala OPD yang ikut turun ke lokasi diarahkan untuk memetakan kebutuhan lanjutan, mulai dari tempat pengungsian hingga bantuan logistik. Warga terdampak di Dusun Serdang dan sekitarnya diimbau menunggu informasi resmi dari pemerintah daerah soal mekanisme bantuan.