JAKARTA — Pemesanan SBR015 dibuka mulai Rp1 juta dan kelipatan Rp1 juta, sehingga masyarakat dari berbagai lapisan dapat mengakses instrumen investasi ini. Nasabah yang berminat dapat memilih SBR015T2 bertenor dua tahun dengan kupon minimal 6,75 persen per tahun dan batas pemesanan maksimal Rp5 miliar.
Alternatif lainnya adalah SBR015T4 bertenor empat tahun dengan kupon minimal 6,85 persen per tahun dan batas maksimal pemesanan Rp10 miliar. Perbedaan tenor dan kupon memberi ruang bagi nasabah menyesuaikan jangka waktu penempatan dana dengan kebutuhan finansial masing-masing.
SBR015T2 menawarkan kupon minimal 6,75 persen per tahun untuk periode investasi dua tahun. Sementara SBR015T4 memberikan kupon minimal 6,85 persen per tahun untuk tenor empat tahun.
Batas pemesanan kedua seri juga berbeda. SBR015T2 dibatasi maksimal Rp5 miliar, sedangkan SBR015T4 hingga Rp10 miliar. Seluruh pemesanan dilakukan dengan nominal mulai Rp1 juta dan kelipatannya.
Nasabah BRI dapat memesan SBR015 melalui tiga kanal utama: aplikasi BRImo, platform SBN Online BRI, dan unit kerja BRI di seluruh Indonesia. Masa penawaran berlangsung 28 September hingga 22 Oktober 2026.
Kemudahan akses melalui aplikasi mobile menjadi salah satu nilai tambah bagi nasabah yang ingin berinvestasi tanpa harus datang ke kantor cabang.
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan bahwa SBR015 dapat melengkapi pilihan instrumen investasi yang dapat diakses nasabah melalui BRI.
"Dua pilihan tenor yang tersedia memberikan keleluasaan bagi nasabah untuk menyesuaikan jangka waktu penempatan dana dengan kebutuhan finansial masing-masing," ujar Aris Hartanto.
Savings Bond Ritel merupakan obligasi negara ritel yang diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia dan dijual melalui mitra distribusi yang ditunjuk. BRI sebagai mitra distribusi memungkinkan nasabahnya berinvestasi pada instrumen ini melalui layanan perbankan yang sudah mereka gunakan sehari-hari.