KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Sarina Wiegman resmi memperpanjang kontrak sebagai pelatih kepala timnas putri Inggris hingga Euro 2029, memberi jalan bagi Lionesses mengejar tiga gelar Kejuaraan Eropa beruntun. Kontrak sebelumnya akan habis setelah Piala Dunia musim panas mendatang, dan perpanjangan ini menegaskan kepercayaan FA terhadap proyek jangka panjangnya.
Kesepakatan anyar Wiegman diumumkan menjelang berakhirnya kontrak lamanya yang sedianya rampung usai Piala Dunia di Brasil, Juni-Juli mendatang. Dengan perpanjangan ini, pelatih berusia 57 tahun tersebut tetap memimpin skuad yang ia tangani sejak September 2021.
Sejak mengambil alih kursi pelatih, Wiegman membawa Inggris ke final lima turnamen mayor berturut-turut. Dua di antaranya berakhir sebagai runner-up Piala Dunia, sementara satu gelar Euro sudah ia persembahkan untuk Lionesses.
Catatan itu melengkapi rekam jejaknya bersama Belanda, yang ia antar juara Euro 2017. Kini peluang meraih tiga titel Eropa beruntun terbuka lebar, mengingat Euro 2029 menjadi target berikutnya setelah edisi yang ia menangkan bersama Inggris.
Meski kontrak baru sudah diteken, perhatian Wiegman tetap tertuju pada kualifikasi. Inggris harus melewati playoff dua leg melawan Ukraina untuk memastikan tiket ke putaran final di Brasil, dan mereka diunggulkan besar dalam laga tersebut.
"Kekhawatiran utama saya saat ini sepenuhnya adalah Piala Dunia, dan membantu skuad ini mewujudkan potensi mereka di tahun-tahun mendatang," kata Wiegman.
Perpanjangan kontrak ini juga membuka kemungkinan Wiegman menangani Tim GB di Olimpiade Los Angeles 2028, dengan syarat tim tersebut lolos kualifikasi. Ini menjadi perpanjangan kontrak keduanya bersama Inggris.
Wiegman tetap didampingi asisten Janneke Bijl, Arvid Smit, dan Darren Ward. Ia menegaskan betah bekerja di lingkungan FA yang ia sebut sebagai organisasi kelas dunia.
"Saya sangat senang bisa melanjutkan bersama skuad ini dan tidak bisa membayangkan pekerjaan yang lebih baik di sepak bola," ujarnya. "Bekerja untuk organisasi kelas dunia seperti FA, dan bersama banyak orang yang berdedikasi untuk kesuksesan tim Inggris serta perkembangan permainan kami, membuat saya bersemangat setiap hari."
Gelandang Chelsea, Keira Walsh, sebelumnya sudah menyuarakan harapan agar Wiegman bertahan. Menurutnya, sosok Wiegman adalah figur yang dihormati seluruh pemain di ruang ganti.
"Sarina adalah bosnya, saya tidak akan pernah menanyakan hal itu kepadanya, tapi saya pikir semua orang di Inggris ingin dia bertahan," kata Walsh. "Saya sudah memainkan banyak pertandingan untuknya dan saya sangat menghargai dia sebagai manajer."
CEO FA, Mark Bullingham, menyebut Wiegman sebagai pelatih luar biasa dengan rekam jejak turnamen mayor yang tak tertandingi. Ia menyatakan senang bisa melanjutkan kerja sama untuk siklus Euro berikutnya.
"Sarina adalah pelatih yang luar biasa dengan rekam jejak tak tertandingi di turnamen-turnamen mayor, dan saya sangat senang bisa terus bekerja dengannya untuk siklus Euro berikutnya," kata Bullingham.