SUNGAI SELAN — Patroli jalan kaki menyusuri pesisir menjadi cara Sat Polairud Polres Bangka Tengah mendekati warga nelayan setempat. Selain menyampaikan pesan kamtibmas, personel mengingatkan nelayan agar melaporkan keberangkatan dan kepulangan saat melaut.
Langkah itu bagian dari Program PSN (Polairud Sahabat Nelayan). Pelaporan dimaksudkan memudahkan pemantauan jika terjadi keadaan darurat atau hal-hal yang tidak diinginkan di perairan.
Dalam kegiatan tersebut, personel memperkenalkan layanan darurat Polri 110 kepada masyarakat pesisir. Warga diharapkan lebih mudah mengakses bantuan kepolisian bila terjadi situasi yang memerlukan penanganan cepat.
Edukasi dan imbauan diberikan kepada para nelayan yang baru kembali dari melaut. Personel menyambangi mereka langsung di kawasan dermaga sandar.
Personel Sat Polairud juga memeriksa kondisi Kapal Patroli KP XXVIII-1301-34. Hasil pengecekan menunjukkan kapal dalam kondisi lengkap dan siap digunakan mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah perairan.
Situasi di sekitar dermaga sandar terpantau aman dan kondusif. Sejumlah kapal nelayan terlihat sedang bersandar saat patroli berlangsung.
Patroli dialogis diharapkan mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan nelayan. Kehadiran personel di tengah masyarakat pesisir juga dinilai membuka ruang bagi warga menyampaikan aspirasi maupun informasi terkait kondisi kamtibmas di wilayah perairan Kabupaten Bangka Tengah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program "Polisi Bersama Masyarakat" yang dijalankan jajaran Polres Bangka Tengah. Fokusnya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di kawasan pesisir.