KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Perdebatan soal remake dan remaster di industri game kembali memanas. Setelah The Last of Us dan sekuelnya sukses besar dengan versi ter-upgrade-nya, para penggemar bertanya-tanya kapan giliran Uncharted mendapat perlakuan serupa. Namun, salah satu orang yang terlibat langsung dalam pembuatan game pertamanya justru angkat bicara menolak ide tersebut.
Mengapa Mantan Desainer Menolak Remake Uncharted?
Benson Russell, yang bekerja sebagai desainer di Uncharted: Drake's Fortune untuk PlayStation 3, mengatakan bahwa proyek remake atau remaster untuk game lawasnya itu tidak masuk akal. Dalam wawancara dengan FRVR, ia mengungkapkan bahwa Uncharted secara keseluruhan masih relevan dan "berada di pusat perhatian" para gamer.
"Apa gunanya meremaster atau me-remake-nya?" ujar Russell. Ia menekankan bahwa trilogi asli sudah tersedia dalam bentuk remaster melalui Uncharted: The Nathan Drake Collection, yang bisa dimainkan di PS4 dan PS5. Menurutnya, membuat ulang dari nol hanya akan terkesan seperti "mengejar uang" (cash grab) ketimbang kebutuhan nyata untuk menyesuaikan standar modern.
Alternatif yang Lebih Masuk Akal: Seri Baru
Alih-alih mengulang masa lalu, Russell justru mendorong Naughty Dog untuk mengambil pelajaran dari Uncharted 4: A Thief's End dan mengembangkannya menjadi judul yang sepenuhnya baru. Ia ingin studio melihat "semangat" dari franchise tersebut untuk dieksekusi dalam bentuk narasi dan gameplay yang segar, bukan sekadar mempercantik visual.
Pernyataan ini sejalan dengan laporan Bloomberg beberapa waktu lalu. Sony dikabarkan pernah menimbang-nimbang opsi remake Uncharted, tetapi akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkannya. Alasannya, proyek tersebut dinilai "mahal dan membutuhkan banyak kerja desain tambahan" yang tidak sebanding dengan hasilnya.
Nasib Franchise dan Tren Industri Saat Ini
Meski belum ada pengumuman resmi, para penggemar meyakini Naughty Dog sedang mengisyaratkan proyek baru untuk franchise ini. Rumor tentang sekuel atau spin-off baru sudah beredar selama beberapa tahun terakhir, namun hingga kini belum ada konfirmasi konkret dari pihak studio.
Pandangan Russell tentang remake memang tidak sepenuhnya sejalan dengan tren industri. Legenda game, Shigeru Miyamoto, sempat membela praktik remake dan remaster. Ia berpendapat bahwa langkah ini penting untuk memperkenalkan game klasik kepada generasi muda yang mungkin belum sempat memainkannya. Selain itu, pendapatan dari proyek semacam ini kerap menjadi dana segar untuk pengembangan judul-judul baru di masa depan.
Terlepas dari pro dan kontra tersebut, para pemain di Indonesia yang ingin bernostalgia dengan petualangan Nathan Drake masih bisa memainkan trilogi aslinya melalui Uncharted: The Nathan Drake Collection di konsol generasi sekarang. Pertanyaannya kini kembali ke Naughty Dog: apakah mereka akan mendengarkan masukan dari mantan desainernya, atau justru mengikuti jejak Miyamoto?