Kanwil Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung memaknai peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 sebagai momentum penguatan integritas dan profesionalisme aparatur dalam pelayanan hukum kepada masyarakat. Upacara di halaman kantor wilayah di Pangkalpinang berlangsung tertib dan khidmat, diikuti seluruh jajaran ASN. Kepala Kanwil Kemenkum Babel Johan Manurung menegaskan nilai Pancasila harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas sehari-hari.
PANGKALPINANG — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung Johan Manurung menyatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurut dia, nilai-nilai dasar negara itu harus diterjemahkan menjadi sikap dan tindakan nyata aparatur dalam melayani masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Johan usai memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di halaman Kantor Wilayah Kemenkum Babel, Pangkalpinang. Seluruh jajaran ASN di lingkungan kanwil mengikuti rangkaian upacara tersebut.
Integritas ASN Jadi Kunci Pelayanan Hukum
Johan menempatkan integritas dan profesionalisme sebagai dua hal yang tidak bisa dipisahkan dari tugas aparatur hukum. Keduanya, kata dia, menentukan kualitas layanan yang diterima warga.
"Nilai-nilai Pancasila menjadi landasan dalam membangun integritas dan profesionalisme aparatur dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat," ujarnya.
Ia menegaskan Pancasila harus menjadi pedoman kerja harian, bukan hanya dibacakan dalam upacara. Nilai integritas, tanggung jawab, persatuan, dan gotong royong mesti tercermin di setiap pelaksanaan tugas.
"Pancasila harus senantiasa menjadi pedoman bagi kita dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Johan.
Empat Nilai yang Harus Tercermin dalam Tugas Harian
Johan merinci empat nilai yang menurutnya wajib melekat pada setiap aparatur Kanwil Kemenkum Babel. Integritas, tanggung jawab, persatuan, dan gotong royong disebutnya sebagai fondasi pelayanan hukum yang berkualitas.
Dengan pengamalan nilai-nilai itu, ia berharap layanan hukum yang diberikan semakin berkeadilan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Bukan hanya cepat secara administratif, tetapi juga berdampak langsung.
"Nilai integritas, tanggung jawab, persatuan, dan gotong royong harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas sehingga pelayanan hukum yang kita berikan semakin berkualitas, berkeadilan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Ajakan Jaga Persatuan di Lingkungan Kerja
Selain soal pelayanan, Johan mengajak seluruh jajaran menjaga persatuan dan memperkuat semangat kebersamaan. Menurut dia, organisasi yang profesional dan berintegritas hanya bisa terbangun jika nilai Pancasila dihidupkan dalam keseharian kerja.
"Pengamalan nilai-nilai Pancasila menjadi bagian penting dalam membangun organisasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat," katanya.
Ia menilai semangat kebersamaan antaraparatur menjadi modal penting dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara, terutama saat menghadapi tuntutan pelayanan yang semakin kompleks.
Komitmen Implementasi Pancasila Sepanjang 2026
Melalui peringatan tahun ini, Kanwil Kemenkum Babel menyatakan komitmen untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas dan fungsi. Fokusnya, meningkatkan kualitas pelayanan hukum yang profesional dan berkeadilan.
Johan menyebut upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di kantor wilayah berlangsung tertib dan khidmat. Seluruh jajaran kanwil hadir mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
"Alhamdulillah, pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Wilayah berlangsung tertib dan khidmat serta diikuti oleh jajaran Kanwil Kemenkum Babel," katanya.
Komitmen itu, lanjut dia, akan diuji bukan di ruang upacara, melainkan di meja pelayanan tempat warga mengurus kebutuhan hukumnya setiap hari.