Danrem 045/Garuda Jaya Brigadir Jenderal TNI Nur Wahyudi menegaskan seluruh prajurit TNI siap menjalankan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk mencegah dan memberantas penyelundupan timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penegasan itu disampaikan usai Upacara HUT Ke-81 TNI di Pangkalpinang, Senin (5/10). Presiden Prabowo disebut terus menyoroti aktivitas penambangan timah di Babel dalam setiap pidato dan wawancaranya.
PANGKALPINANG — Danrem 045/Garuda Jaya Brigadir Jenderal TNI Nur Wahyudi menyatakan kesiapan jajarannya menjalankan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk mencegah dan memberantas penyelundupan timah di Kepulauan Bangka Belitung. Pernyataan itu disampaikan usai Upacara HUT Ke-81 TNI di Pangkalpinang, Senin (5/10).
Menurut Nur Wahyudi, aktivitas penyelundupan timah dan penambangan bijih timah di Babel telah menjadi sorotan Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disebutnya sebagai atensi serius presiden karena penyelundupan timah merugikan bangsa dan negara.
Presiden Prabowo Terus Soroti Penambangan Timah di Babel
Nur Wahyudi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto dalam setiap pidato dan wawancara selalu menyoroti penambangan di Kepulauan Babel. Padahal, kata dia, aktivitas penambangan di Indonesia sangat banyak.
"Presiden Prabowo Subianto dalam setiap pidato dan wawancara selalu menyoroti penambangan di Kepulauan Babel ini, pada hal aktivitasi penambangan di Indonesia ini sangat banyak," ujarnya.
Dari sorotan itu, Nur Wahyudi menegaskan seluruh prajurit TNI harus benar-benar mendukung perintah presiden dalam mencegah dan memberantas penyelundupan timah.
Peringatan Keras: Prajurit TNI Dilarang Terlibat Penambangan Ilegal
Danrem 045/Garuda Jaya juga memberi peringatan tegas kepada seluruh prajurit agar tidak terlibat dalam penambangan timah ilegal maupun penyelundupan timah. Sanksi hukum berlaku bagi siapa pun yang terbukti melanggar.
"Saya tegaskan prajurit jangan coba-coba terlibat dalam penambangan timah ilegal dan penyeludupan timah ini. Apabila ditemukan prajurit TNI yang terlibat, maka akan ditindak tegas sesuai hukum berlaku," katanya.
Pernyataan itu menegaskan posisi TNI di Babel sebagai penegak aturan sekaligus pengawal sumber daya alam di wilayah yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung timah nasional.
Gubernur Hidayat Arsani Apresiasi Pengabdian TNI di Babel
Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani mengapresiasi seluruh prajurit TNI atas pengabdian, profesionalitas, solidaritas, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Apresiasi itu disampaikan dalam rangkaian peringatan HUT Ke-81 TNI.
"Semoga Peringatan HUT Ke-81 TNI tahun ini dapat semakin memperkuat soliditas, sinergitas, dan kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, Polri dan seluruh komponen masyarakat dalam memberikan semangat baru untuk terus mengabdi dan membangun Kepulauan Babel ini," katanya.
Peringatan HUT Ke-81 TNI di Pangkalpinang menjadi momentum penegasan komitmen lintas institusi di Babel, mulai dari TNI, pemerintah daerah, hingga Polri, dalam menjaga stabilitas wilayah dan menindak aktivitas tambang ilegal yang merugikan negara.