Pencarian

Marc Marquez Belum Pernah Finis di Mandalika, Berharap Hujan di MotoGP Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 • 10:05:01 WIB
Marc Marquez Belum Pernah Finis di Mandalika, Berharap Hujan di MotoGP Indonesia
Marc Marquez berbicara kepada media di Hotel Fairmont Jakarta, Selasa (6/10/2026).

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Marc Marquez menantikan MotoGP Indonesia akhir pekan ini dengan catatan buruk yang mengganggu: sejak Mandalika masuk kalender pada 2022, ia belum pernah sekali pun finis di balapan utama. Pembalap yang baru menyapu bersih Sprint dan Race Jepang itu bahkan bercanda berharap hujan mengguyur Sirkuit Mandalika demi mengubah nasibnya.

Marc Marquez berbicara soal rekornya di Sirkuit Mandalika saat ditemui di Hotel Fairmont Jakarta, Selasa (6/10/2026). Ia mengaku menyukai Indonesia, bahkan pernah menghabiskan liburan di Bali dua tahun lalu, tetapi hubungannya dengan sirkuit di Lombok itu jauh dari mulus.

"Mandalika dan Marc Marquez hubungannya tidak begitu baik saat ini. Kami tidak pernah finis balapan hari Minggu. Jadi, benar tahun ini kami akan berusaha mengubahnya. Doakan saya," kata Marquez.

Modal menjelang seri Indonesia memang sedang bagus. Sepekan sebelumnya di Jepang, Marquez menang di Sprint dan balapan utama. Ia menyebut target realistisnya adalah podium, bukan kemenangan ganda.

Rentetan Insiden Sejak 2022

Balapan utama di Mandalika belum pernah tuntas untuk Marquez. Pada 2022, ia bahkan tidak turun race setelah mengalami highside di sesi warm-up yang memicu kambuhnya masalah penglihatan ganda. Ia dinyatakan tidak fit.

Semusim berselang, nasibnya tak membaik. Marquez crash di Sprint Race 2023, lalu terjatuh lagi di balapan utama. Dua kegagalan dalam satu akhir pekan.

Peluang terbaiknya datang pada 2024. Start dari posisi ke-12, Marquez finis ketiga di Sprint dan meraih podium Sprint pertamanya di Mandalika. Hasil itu tidak berlanjut ke balapan utama: motor Gresini yang ditungganginya bermasalah secara teknis dan terbakar, memaksanya berhenti pada lap ke-12.

2025: Finis Sprint, Cedera Bahu di Race

Pada MotoGP Mandalika 2025, Marquez setidaknya menuntaskan Sprint. Ia finis keenam setelah sempat mendapat Long Lap Penalty akibat kontak dengan Alex Rins di lap pembuka, lalu sempat turun jauh sebelum kembali ke barisan depan. Posisi keenam itu juga terbantu penalti yang diterima Luca Marini.

Balapan utama kembali berakhir pahit. Di lap pertama, Marquez terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi di Tikungan 7. Keduanya terjatuh, dan Marquez mengalami cedera pada bahu kanannya.

MotoGP mencatat Marquez belum pernah meraih podium maupun kemenangan dalam balapan Grand Prix di Mandalika. Sprint 2024 dan 2025 menjadi satu-satunya hasil finis yang ia miliki di sirkuit tersebut.

Candaan soal Hujan dan Trek Basah

Marquez mengaku berusaha datang dengan mentalitas positif meski Mandalika termasuk sirkuit yang menyulitkannya di masa lalu. Candaan soal cuaca keluar saat ia ditanya soal peluang akhir pekan ini.

"Nanti kita lihat, kita lihat apakah ada badai atau sesuatu yang membantu saya. Hujan akan membantu," canda Marquez.

Ketika ditanya lebih memilih aspal kering atau basah, ia awalnya menjawab trek kering. Namun ia langsung bercanda kalau khusus di Mandalika ia berharap balapan basah.

"Balapan kering, tapi di Mandalika (saya pilih balapan) basah, hahaha, bercanda. Karena saat balapan kering saya nggak pernah finis, jadi kita lihat kalau balapan basah," pungkasnya.

Yang Perlu Diperhatikan

Harapan Marquez berbenturan dengan catatan bahwa Mandalika bukan sirkuit favoritnya. Dari empat kunjungan sejak 2022, ia hanya dua kali finis di Sprint dan nol kali di balapan utama. Cedera bahu kanan dari insiden 2025 juga menjadi variabel yang belum bisa dipastikan pengaruhnya terhadap performa akhir pekan ini.

  • Rekor Marquez di Mandalika: 0 finis balapan utama dari 4 edisi (2022-2025)
  • Satu-satunya podium: Sprint Race 2024 (finis ketiga)
  • Hasil Sprint 2025: finis keenam setelah Long Lap Penalty
  • Modal terbaru: menang Sprint dan Race MotoGP Jepang sepekan sebelumnya
  • Target yang disebut sendiri: podium, bukan kemenangan

Bagi Marquez, finis di balapan utama Mandalika akan jadi catatan kecil yang selama empat tahun menghindarinya. Soal hujan, ia sendiri yang bilang itu cuma candaan.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks