Pencarian

Tambang Timah Ilegal DAS Kampak Jebus Diduga Kembali Beroperasi, 3 Pos Timbangan Berdiri Dekat Pos Polairud

Kamis, 08 Oktober 2026 • 05:02:31 WIB
Tambang Timah Ilegal DAS Kampak Jebus Diduga Kembali Beroperasi, 3 Pos Timbangan Berdiri Dekat Pos Polairud
Aktivitas tambang timah di DAS Kampak, Jebus, diduga kembali beroperasi.

JEBUS — Seorang sumber yang mengetahui kondisi lapangan memastikan aktivitas tambang timah di DAS Kampak berlangsung sejak sehari sebelumnya. Sumber itu meminta identitasnya dirahasiakan karena risiko keamanan di lokasi.

Menurut sumber tersebut, akses menuju kawasan tambang kini dijaga ketat. Pekerja maupun orang luar yang tidak berkepentingan dilarang masuk, bahkan membawa telepon seluler pun tidak diizinkan.

"Tambang timah ilegal DAS Kampak jalan dari kemarin sampai hari ini. Saya pastikan itu jalan dan saya bisa bertanggung jawab," ujar sumber tersebut.

"Yang tidak berkepentingan tidak boleh masuk DAS Kampak. Bawa HP pun tidak boleh. Ada tiga pos timbangan timah di Dermaga Kampak," katanya menambahkan.

Tiga Pos Timbangan Berdiri di Jalur Menuju Dermaga

Selain tiga pos penimbangan, sejumlah kendaraan roda dua yang diduga milik pekerja tambang terlihat berjejer di akses jalan menuju Dermaga Kampak. Posisi dermaga dan pos timbangan itu disebut hanya berjarak dekat dari Pos Polairud yang berada di kawasan tersebut.

Keberadaan pos penimbangan menjadi indikator penting. Fasilitas semacam itu biasanya hanya dibangun jika ada pasokan bijih timah yang perlu ditakar sebelum diangkut keluar kawasan.

Sorotan pun mengarah ke jajaran Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bangka Belitung. Kawasan DAS Kampak masuk wilayah perairan yang secara struktural berada dalam pengawasan Ditpolairud, bukan hanya Polres Bangka Barat.

Bantahan Polres Bangka Barat Kini Dipertanyakan

Klaim bahwa tambang di DAS Kampak sudah berhenti sebelumnya disampaikan Kasi Humas Polres Bangka Barat, IPTU Yos Sudarso. Ia meminta masyarakat tidak langsung percaya pada informasi yang menyebut aktivitas tambang masih berjalan.

"Kami tegaskan tidak ada lagi tambang timah di DAS Kampak. Kalau ada informasi yang menyebut masih ada kegiatan jangan langsung dipercaya. Silahkan konfirmasi dan pastikan langsung faktanya," ujar Yos Sudarso melalui pesan WhatsApp.

Pernyataan itu kini berbanding terbalik dengan temuan lapangan. Sejumlah pihak menilai bantahan tersebut tidak cukup jika tidak disertai pengecekan langsung ke lokasi dan penindakan terhadap pelaku.

Dirpolairud Polda Babel Belum Bersuara

Hingga berita ini diterbitkan, Dirpolairud Polda Babel belum memberikan penjelasan mengenai kembali beroperasinya aktivitas tambang di DAS Kampak. Tidak ada keterangan resmi soal apakah ada patroli yang dilakukan di sekitar dermaga maupun pos timbangan.

DAS Kampak sudah lama menjadi titik panas penambangan timah ilegal di Bangka Barat. Kawasan aliran sungai kerap dipakai karena akses air memudahkan pengangkutan bijih timah menuju dermaga kecil, sebelum dibawa ke penampung.

Warga sekitar berharap ada pengecekan bersama antara Polres Bangka Barat, Ditpolairud Polda Babel, dan pemerintah kabupaten. Tanpa penindakan di lokasi, bantahan resmi berisiko dianggap sekadar pernyataan tanpa tindak lanjut.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sekilasindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks