Pencarian

Viral Celana Dalam Merah Putih di Threads, Netizen Indonesia Murka ke Akun Malaysia

Kamis, 08 Oktober 2026 • 10:08:31 WIB
Viral Celana Dalam Merah Putih di Threads, Netizen Indonesia Murka ke Akun Malaysia
Unggahan celana dalam bermotif merah putih dari akun Threads memicu kemarahan warganet Indonesia.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Unggahan celana dalam bermotif merah putih dari akun Threads @nurulsakila_hajan memicu kemarahan netizen Indonesia karena dinilai menghina bendera Merah Putih. Kontroversi ini muncul di tengah perseteruan warganet Indonesia dan Malaysia seusai pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. Akun tersebut kini sudah tidak ditemukan di Threads, sementara sebuah akun baru mengaku telah diretas.

Perseteruan warganet Indonesia dan Malaysia di media sosial kembali memanas. Kali ini dipicu unggahan bergambar celana dalam berwarna merah pada bagian atas dan putih di bagian bawah, menyerupai kombinasi warna bendera Indonesia. Gambar itu dibagikan melalui akun Threads @nurulsakila_hajan dan dengan cepat menyebar ke X serta TikTok.

Dalam tangkapan layar yang beredar, bagian atas gambar tertulis "BENDA MUDAH" dan bagian bawahnya "KOYAK". Celana dalam yang ditampilkan terlihat berlubang serta robek di beberapa bagian. Pemilik akun turut menuliskan kalimat bernada ejekan yang semakin memancing emosi warganet Tanah Air.

Isi Unggahan yang Memicu Kemarahan

Akun @nurulsakila_hajan menulis ajakan untuk menjadikan topik tersebut trending. Kata "koyak" dalam bahasa Melayu berarti robek atau sobek. Dalam konteks perseteruan media sosial, istilah itu kerap dipakai untuk mengejek pihak yang dianggap mudah tersinggung.

Sebagian warganet Indonesia menilai ejekan tersebut bukan lagi sekadar saling sindir antarsuporter sepakbola. Mereka menilai unggahan itu sudah menyinggung simbol kebangsaan karena menggunakan kombinasi warna merah putih pada benda yang tidak semestinya.

Reaksi Netizen Indonesia

Kemarahan warganet meluas setelah muncul klaim bahwa pemilik akun merupakan seorang guru taman kanak-kanak (TK) asal Malaysia. Profesi pendidik dinilai memiliki tanggung jawab memberikan contoh perilaku yang baik, termasuk saat menggunakan media sosial. Namun, identitas asli, kewarganegaraan, dan profesi pemilik akun belum dapat diverifikasi secara independen.

"Mau benci Indonesia? Bebas saja. Mau mengolok scr verbal? Semampu dan sekuatmu saja, bebas. Toh juga dg hinaanmu tidak menurunkan nilai kami juga. Tapi dg sengaja km mengedit bendera Indonesia? Ya lain cerita @nurulsakila_hajan," tulis lunatrix.divine.

"Jgn pernah sekali2 menghina lambang negara kami. Kemerdekaan indonesia diperoleh dgn pengorbanan nyawa, limbahan darah dan air mata, bukan dr pemberian. Berani menghina lambang negara berarti melecehkan pengorbanan pahlawan dan rakyat indonesia dalam meraih kemerdekaan. Buat kang gagak, gaskan terus jgn kasih kendor," ucap @inamura.679.

"Kalo udah gini, nanti urusannya antar negara loh, karena ini menyangkut lambang negara kami....bukan lg personal antar netizen aja. Tiati makcik," ucap @wcahya0.

"Ngaku sdm tinggi tapi tingkah laku nya diinternet macam sdm rendah serendahnya," singgung @NSonkhap.

Akun Hilang dan Klaim Peretasan

Pantauan detikINET, akun @nurulsakila_hajan sudah tidak ditemukan di Threads. Sebuah akun bernama @nurulsakilaabhajan mengaku sebagai pemilik akun tersebut dan memberikan sejumlah klarifikasi bahwa akunnya telah diretas.

"Sebagai informasi, akun saya telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan saya sekarang kehilangan akses ke akun tersebut. Saya tidak dapat lagi mengakses atau mengontrol akun tersebut. Setiap unggahan, komentar, pesan, atau aktivitas yang dilakukan melalui akun tersebut bukan dari saya dan terjadi di luar sepengetahuan saya," tulisnya.

Sejumlah warganet meragukan klaim tersebut dan menuding pemilik akun berusaha lepas tanggung jawab. "kau sudah ganti berkali-kali kali nama pengguna kau mau kelak apalagi bilang kena hack lah apalah dasar wanita penghibur," ujar @nantrf sembari melampirkan bukti tangkapan layar.

"Iya gue cek kyknya uda berkali kali ganti user name wkwkwkw kenak mental kali ya enak taq komen," timpal warganet lainnya.

Kenapa Kasus Ini Lebih Sensitif dari Biasanya

Saling sindir antarsuporter sepakbola bukan hal baru di kawasan Asia Tenggara. Namun, ketika sebuah unggahan dianggap menyentuh simbol negara, reaksi publik bisa jauh lebih sensitif. Bendera Merah Putih diatur sebagai lambang negara dalam regulasi Indonesia, sehingga penghinaan terhadapnya berpotensi masuk ranah hukum, bukan sekadar pertengkaran antarwarga di dunia maya.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari otoritas Malaysia maupun Indonesia terkait unggahan tersebut. Threads sendiri belum memberikan keterangan apakah akun @nurulsakila_hajan dihapus karena pelanggaran pedoman komunitas atau dinonaktifkan oleh pemiliknya.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks