Pencarian

Gubernur Babel Gagas Senam Kreasi Budaya Melayu Serumpun Sebalai, Diluncurkan November 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 10:46:01 WIB
Gubernur Babel Gagas Senam Kreasi Budaya Melayu Serumpun Sebalai, Diluncurkan November 2026
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menyampaikan gagasan Senam Kreasi Budaya Melayu "Serumpun Sebalai" di Pangkalpinang, Jumat.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menggagas Senam Kreasi Budaya Melayu "Serumpun Sebalai" yang memadukan olahraga, kebudayaan, dan semangat kebersamaan masyarakat. Senam itu dijadwalkan diluncurkan pada rangkaian Peringatan HUT Ke-26 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada November 2026. Gagasan ini disampaikan Hidayat di Pangkalpinang, Jumat.

PANGKALPINANG — Hidayat Arsani menilai senam kreasi itu tidak sekadar menjadi aktivitas olahraga pagi, tetapi juga sarana memperkuat identitas daerah. Menurutnya, kesehatan tubuh dan pelestarian budaya bisa berjalan bersamaan lewat gerakan yang mudah diikuti warga.

"Saya ingin senam serumpun sebalai ini tidak hanya membuat tubuh sehat dan bugar, tetapi membawa identitas dan budaya daerah yang dapat menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan masyarakat," kata Hidayat.

Mengapa Budaya Melayu Perlu Dihidupkan Lewat Senam

Hidayat menegaskan budaya daerah tidak cukup hanya disimpan sebagai warisan. Budaya perlu dihidupkan, digerakkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya lewat pendekatan yang dekat dengan keseharian masyarakat.

"Budaya tidak cukup hanya disimpan sebagai warisan. Budaya harus dihidupkan, digerakkan, dan diwariskan. Melalui Senam Serumpun Sebalai, kita ingin mengajak masyarakat untuk sehat sekaligus mencintai budaya daerah," ujarnya.

Dari dasar itu, senam ini digagas. Beragam gerak tradisi yang selama ini dikenal lewat berbagai kesenian daerah dikemas dalam bentuk senam yang lebih dinamis agar diterima masyarakat luas.

Gerak Tari Tradisional yang Jadi Inspirasi Koreografi

Koreografi Senam Serumpun Sebalai mengambil inspirasi dari sejumlah gerak dasar tari dan kesenian tradisional khas Bangka Belitung. Di antaranya Kecupus, Dincak Dambus, Campak, Sepen, Cakter, Zapin, dan Gajah Menunggang.

"Gerakan-gerakan ini, kemudian dikreasikan dan dipadukan dengan gerakan senam yang dinamis, energik, yang dapat diikuti berbagai kalangan masyarakat," kata Hidayat.

Nama Serumpun Sebalai dipilih karena merepresentasikan semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kepulauan Bangka Belitung.

Peluncuran Berbarengan HUT Ke-26 Provinsi Babel

Peluncuran senam ini akan dirangkai dengan Peringatan HUT Ke-26 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada November 2026. Momen itu dipakai untuk membangun semangat gotong royong warga membangun daerah yang semakin maju dan berdaya saing.

Hidayat menyebut senam ini sebagai pendekatan agar budaya daerah lebih dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Dengan begitu, warisan tradisi tidak berhenti sebagai catatan sejarah, tetapi hidup dalam aktivitas warga.

Follow suarababel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks