MANDALIKA — Dukungan BRI pada MotoGP Mandalika 2026 bukan hanya soal pemasangan logo di sirkuit. Perseroan menyasar pertumbuhan transaksi merchant, akuisisi nasabah baru, dan perluasan layanan perbankan bagi pelaku usaha di kawasan pariwisata.
Corporate Secretary BRI Dhanny menyebut keterlibatan perseroan sebagai bagian dari strategi menghubungkan aktivitas ekonomi masyarakat dengan penguatan ekosistem layanan keuangan.
"Bagi BRI, MotoGP Mandalika bukan sekadar ajang olahraga internasional. Kami melihatnya sebagai momentum untuk memperkuat ekosistem bisnis, mulai dari peningkatan transaksi digital, akuisisi nasabah baru, hingga perluasan layanan perbankan bagi pelaku usaha di sektor pariwisata," ujar Dhanny.
Dampak Ekonomi Rp5 Triliun dan 140 Ribu Penonton
Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 diproyeksikan menggerakkan ekonomi hingga Rp5 triliun. Estimasi jumlah penonton mencapai 140 ribu orang selama tiga hari pelaksanaan.
Angka tersebut menjadi acuan BRI dalam memetakan kebutuhan layanan keuangan di kawasan sirkuit dan sekitarnya. Lonjakan aktivitas ekonomi di Mandalika berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan transaksi digital, pembayaran merchant, hingga permodalan UMKM.
"Ketika aktivitas ekonomi di suatu kawasan tumbuh, kebutuhan terhadap layanan keuangan juga meningkat. Di sinilah BRI mengambil peran untuk memastikan pertumbuhan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM, sekaligus menciptakan peluang bisnis yang berkelanjutan bagi perseroan," kata Dhanny.
500 UMKM Berjualan di Area Sirkuit
Sebanyak 500 UMKM dilibatkan berjualan di area Pertamina Mandalika International Circuit selama gelaran berlangsung. Kehadiran mereka menjadi bagian dari rantai pasok ekonomi lokal yang bergerak seiring kunjungan penonton.
BRI memanfaatkan kerumunan pelaku usaha ini sebagai kanal perluasan ekosistem pembayaran. Transaksi merchant di kawasan sirkuit berpotensi mendorong perputaran uang yang lebih terukur dan tercatat dalam sistem keuangan formal.
Selain UMKM, lebih dari 2.000 tenaga kerja lokal dipercaya menjadi marshal dan volunteer. Keterlibatan warga setempat memperkuat klaim sport tourism yang berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja di Nusa Tenggara Barat.
Sport Tourism dan Ekosistem Pembayaran
Bagi BRI, ajang balap motor internasional ini menjadi pintu masuk memperluas layanan perbankan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Perseroan menyasar pelaku usaha yang selama ini belum tersentuh layanan keuangan formal.
Peningkatan transaksi digital di kawasan Mandalika selama 9-11 Oktober 2026 menjadi indikator awal seberapa besar penetrasi layanan BRI ke ekonomi lokal. Perseroan menyebut pertumbuhan kawasan wisata sebagai peluang bisnis berkelanjutan, bukan sekadar lonjakan musiman.
Dukungan terhadap MotoGP Mandalika 2026 juga diposisikan sebagai kontribusi terhadap pengembangan sport tourism nasional. Pemerintah menargetkan ajang ini menjadi magnet kunjungan wisatawan yang berdampak pada sektor akomodasi, kuliner, dan transportasi di sekitar sirkuit.