Kapal Selam Titanic Boyong Miliarder Disebut Meledak di Bawah Laut

Berita33 Dilihat

Penjaga Pantai Amerika Serikat menuturkan kapal selam wisata bangkai Titanic yang hilang meledak di bawah laut.

Komandan Distrik Penjaga Pantai AS, Laksamana John Mauger, menuturkan kelima penumpang yang ada di kapal selam jenis Titan itu meninggal dunia akibat “ledakan dahsyat”.

“Ini ada lingkungan yang sangat tak kenal ampun (ekstrem) di bawah sana di dasar laut dan puing-puing (kapal selam yang ditemukan) konsisten dengan ledakan kapal yang dahsyat,” kata Mauger seperti dikutip CNN pada Jumat (23/6).

Tim SAR akhirnya tak mampu menemukan kapal selam tepat waktu. Kadar oksigen dalam kapal juga diperkirakan sudah habis ketika tim penjaga pantai menemukan.

Puing-puing kapal selam Titan ditemukan berjarak 200 meter dari bangkai kapal Titanic pada Kamis (22/6) waktu setempat. Lokasi penemuan puing, disebut sesuai dengan titik terakhir kapal yang membawa lima penumpang itu hilang komunikasi.

Sama seperti Mauger, Laksamana Madya Sir James Burnell-Nugent, mantan Komandan-in-Chief Fleet dari Royal Navy menyebut kapal selam yang membawa lima orang penumpang itu meledak karena tekanan di bawah laut yang sangat tinggi.

“Saya pikir secara keseluruhan ini mungkin adalah berita yang buruk dan menunjukkan bahwa Titan mungkin telah meledak di bawah tekanan besar air laut ketika sedang turun,” katanya.

Seluruh penumpang kapal selam wisata Titanic pun dinyatakan tewas.

Pernyataan tersebut resmi diumumkan OceanGate Ecpeditions, perusahaan yang menjalankan pelayaran tersebut, setelah penemuan beberapa puing bagian kapal.

Kelima penumpang kapal selam itu terdiri dari Hamish Harding, pendiri sekaligus bos Action Aviation, perusahaan penerbangan yang bergerak di bidang jual-beli pesawat terbang; miliader Pakistan sekaligus wakil ketua konglomerat terbesar di Pakistan Dawood Hercules, Shahzada Dawood dan anaknya, Suleman Dawood; ahli kapal Titanic dan penjelajah dari Prancis, Paul-Henri Nargeolet; dan Stockton Rush adalah CEO dan pendiri OceanGate.

[CNN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *