Poltracking: Elektabilitas Prabowo Unggul di Semua Simulasi Capres, Terpaut Tipis dengan Ganjar

Nasional34 Dilihat

JAKARTA, – Survei Poltracking Indonesia menunjukkan elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di semua simulasi lebih tinggi dibanding Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai tokoh bakal calon presiden (capres).

Namun, keunggulan Prabowo tersebut hanya terpaut tipis dengan elektabilitas Ganjar di posisi kedua.

“Ini saya ulangi adalah setelah ada koreksi isu terhadap U20, tapi belum ada deklarasi Ganjar Pranowo (capres PDI-P),” kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda dalam rilis dikutip tayangan YouTube Poltracking TV, Jumat (28/4/2023).

“Angkanya, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo terpaut tipis di margin error, tapi relatif Prabowo di atas tipis (28,8 persen), disusul Ganjar Pranowo di 27,5 persen. Lalu, Anies Baswedan 19,3 persen,” ujarnya lagi.

Hal itu merupakan hasil survei berdasarkan simulasi 20 nama capres versi Poltracking.

Hanta Yuda mengatakan, 17 nama bakal capres yang lain elektabilitasnya berada di bawah 5 persen.

Tak sampai situ, elektabilitas Prabowo meski lebih unggul, tetapi terpaut tipis dari Ganjar. Kali ini hasil tersebut berdasarkan simulasi 10 nama bakal capres.

“Angka ini konsisten dengan 10 nama, juga terkonfirmasi Prabowo Subianto 30,1 persen, Ganjar Pranowo 28,3 persen. Hanya terpaut satu koma sekian persen. Sementara margin of error survei ini 2,9 persen plus minus,” kata Hanta.

“Anies Baswedan (elektabilitas) 20,4 persen. Nama yang lainnya di bawah 5 persen,” ujarnya melanjutkan.

Lebih lanjut, hal yang sama juga terjadi pada simulasi tiga nama capres. Elektabilitas Prabowo dan Ganjar terpaut tipis.

posisi pertama dan kedua masing-masing ada nama Prabowo 33 persen dan Ganjar 31,1 persen. Posisi ketiga tetap diisi oleh Anies Baswedan dengan elektabilitas 22,4 persen.

Melihat hasil itu, Hanta menilai antara Prabowo dan Ganjar sangat kompetitif bersaing sebagai bakal capres.

“Apalagi Prabowo dan Ganjar, ini sangat tipis sekali selisihnya. Tapi perlu diukur setelah efek deklarasi Ganjar Pranowo dan kita tahu poin sign kedua, dinamis ya. Dulu waktu Anies Baswedan dideklarasikan oleh Nasdem, itu cepat naik menyalip elektabilitas Prabowo,” kata Hanta.

Sebagai informasi, survei dilakukan menggunakan metode multistage random sampling.

Adapun jumlah responden survei 1.220 orang dengan margin of error lebih kurang 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei dilakukan secara wawancara tatap muka langsung dengan responden terpilih pada Februari, Maret, April 2023.

[KOMPAS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *