Tak Masalah Pensiun Panglima TNI dan KSAD Mepet Kampanye, PKS: Tak Perlu Undur Masa Pensiun, apalagi Pemilu

Nasional33 Dilihat

JAKARTA, – Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sukamta menilai masa pensiun Panglima TNI Laksamana Yudo dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman tak perlu diundur hanya karena terlalu mepet dengan kampanye Pemilu 2024.

“Usia pensiun kan tergantung lahirnya. Jadi itu obyektif saja. Tidak perlu mengundurkan masa pensiun apalagi mengundur pemilu,” ujar Sukamta saat dimintai konfirmasi, Sabtu (25/2/2023).

Sukamta menjelaskan, selama ini, TNI menjadi organisasi yang paling mapan sistem regenerasinya di Indonesia.

Menurut dia, siapapun yang memimpin TNI, kapanpun dilakukan pergantian pemimpin, tidak akan menjadi masalah.

“Organisasi maupun prajurit akan terus berjalan dengan baik,” ucap dia.

Sebelumnya, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Andi Widjajanto mengatakan, pensiunnya Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman, tidak ideal.

Sebab, pensiun Yudo dan Dudung mepet dengan kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Keduanya akan purnatugas pada November 2023.

Idealnya, menurut Andi, pergantian kedua pejabat itu dilakukan tiga bulan sebelum kampanye pemilu.

“Tidak ideal karena kedua pejabat bintang empat itu pensiun pada saat kampanye pemilu sudah terjadi, sudah dilakukan. Ya idealnya pergantiannya tiga bulan sebelum kampanye pemilu mulai karena kemudian harus terlibat dalam operasi pengamanan,” ujar Andi dalam acara forum komunikasi di Kantor Lemhannas, Jakarta, Rabu (22/2/2023).

Oleh karena itu, Andi menyarankan agar Mabes TNI dan Mabes AD segera menyiapkan transisi kepemimpinan dari sekarang.

“Maka Mabes TNI dan Mabesad sudah harus disiapkan mekanisme transisinya, sehingga operasi pengamanan terpadu yang nanti dilakukan oleh TNI-Polri tetap bisa berjalan pada saat transisi kepemimpinan ini dilakukan pada bulan November 2023,” kata Andi.

Adapun usia pensiun perwira tinggi TNI yaitu 58 tahun.

Merujuk aturan itu, usia Yudo akan memasuki 58 tahun pada 26 November 2023. Sementara Dudung bakal memasuki usia 58 tahun pada 19 November 2023.

Di sisi lain, kampanye Pemilu 2024 akan dimulai pada 28 November tahun ini.

[KOMPAS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *