Ternyata Ini Penyebab Suhu Panas yang Terjadi di Babel, Tertinggi Capai 33,8 Derajat

Daerah37 Dilihat

BANGKA BELITUNG- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan cauca dan suhu udara panas berapa hari belakangan ini adanya penguatan pergerakan Monsoon Australia.

Akibat adanya pergerakan Monson Australia tersebut, sehingga cuaca cenderung panas dan kering di Indonesia khususnya Provinsi Bangka Belitung.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Kota Pangkalpinang, Kurniaji mengatakan, berdasarkan analisis kantor BMKG dan juga fakta dari data yang tercatat masih tergolong fenomena yang normal-normal saja.

“Fenomena itu masih terbilang normal, walaupun sempat tercatat suhu maksimum harian pada tanggal 17 kemarin, senilai 33.8 derajat dan tanggal 18 yaitu 33.6, namun faktanya suhu panas tersebut semakin menurun hingga selasa 24 April senilai 32.4 derajat,” kata Kurniaji, Rabu 26 April 2023.

Diungkapkannya, suhu udara panas berapa hari ini memang hanya fenomena lazim saja.

“Karena Babel sekarang sudah masuk di periode pancaroba sehingga sudah mulai terjadi pergantian pola angin dari Monsoon Asia ke Monsoon Australia,” ujarnya.

Selain itu katanya, dari pengamatan kami juga nampaknya di beberapa hari terakhir terjadi penguatan pergerakan Monsoon Australia.

“Kalau di wilayah khususnya Babel ini, kita masih di Pancaroba dan sesuai informasi dari Staklim Koba, wilayah Babel diprakirakan akan masuk kemarau pada Dasarian I hingga II bulan Juni nanti,” ungkap Kurniaji. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *