Guru dan Pegawai YTK Komplek Belinyu Tempuh 5,5 Jam Demi Rekoleksi di Toboali, Rela Membelah Pulau Bangka

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 13:27:01 WIB
Guru dan pegawai YTK Komplek Belinyu menempuh perjalanan 5,5 jam menuju Toboali untuk rekoleksi bersama.

TOBOALI — Perjalanan panjang membelah Pulau Bangka bukanlah halangan bagi para pendidik dan pegawai Yayasan Tunas Karya (YTK) Komplek Belinyu. Mereka menempuh rute darat sejauh kurang lebih lima setengah jam dari Belinyu, Kabupaten Bangka, menuju Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, demi mengikuti kegiatan rekoleksi bersama.

Kegiatan rohani ini melibatkan tiga unit sekolah sekaligus, yakni TK Santa Agnes, SD Santa Agnes, dan SMP Santo Yosef Belinyu. Rekoleksi mengusung tema “Dalam Kebersamaan Kita Menjadi Terang, Bukan Hanya Sebuah Profesi”, yang dirancang untuk menyegarkan kembali komitmen pelayanan para pendidik dan tenaga kependidikan.

Lima Jam Perjalanan Terbayar dengan Kebersamaan

Rasa lelah yang dirasakan rombongan langsung sirna begitu tiba di lokasi. Ibu Ajam, Pramusaji TK Santa Agnes Belinyu, mengungkapkan perasaannya. “Perjalanan jauh lima jam lebih memang melelahkan, tetapi rasa lelah itu langsung hilang saat kami berkumpul bersama. Kegiatan ini sangat berharga untuk menyegarkan pikiran dan semangat kami yang setiap hari sibuk di sekolah,” ujarnya.

Setibanya di Toboali, rombongan disambut rintik hujan yang menyejukkan. Mereka kemudian menuju kompleks TK-SD Karya Toboali yang menjadi pusat kegiatan. Keluarga besar YTK Toboali menyambut kedatangan mereka dengan hangat, lengkap dengan jamuan ringan yang mencairkan suasana sebelum memasuki ruang pertemuan.

Pastor Titus: Jadikan Pendidikan sebagai Ladang Pelayanan

Hadir sebagai pembicara utama, Pastor Vikaris Paroki Toboali, Pastor Titus Bala Unagolok, SSCC. Dalam pemaparannya yang berakar pada Kitab Suci, ia menekankan agar para guru dan pegawai tidak melihat pekerjaan di sekolah sekadar sebagai profesi untuk mencari nafkah, melainkan sebagai ladang pelayanan yang berlandaskan kasih Kristus.

Pastor Titus juga mengajak peserta untuk menumbuhkan sikap rendah hati, mau mendengarkan serta menghargai sesama, namun tetap berani menyuarakan pendapat demi kebaikan. “Menjadi terang bagi orang lain harus selalu dimulai dari kesadaran dan pembenahan diri sendiri,” tegasnya.

Diskusi Kelompok hingga Games Pantai

Rekoleksi tidak hanya berisi ceramah. Sesi diskusi kelompok terarah yang dipandu langsung oleh Pastor Titus menjadi momen intim bagi para peserta. Mereka saling berbagi suka dan duka selama beraktivitas di sekolah, lalu menuangkannya ke dalam presentasi kelompok. Rangkaian kegiatan rohani ditutup dengan Perayaan Ekaristi kudus bersama umat paroki di Gereja Katolik Toboali.

Suasana kekeluargaan semakin terasa saat makan malam bersama yang dilanjutkan dengan dinamika kelompok antara Komplek YTK Belinyu dan Komplek YTK Toboali. Sesi perkenalan dan permainan ringan sukses mencairkan kecanggungan, menyatukan hati para pegawai dari dua ujung Pulau Bangka.

Memasuki hari kedua, Sabtu pagi, keceriaan berlanjut di Pantai Krasak. Para guru dan pegawai berbaur dalam kegembiraan melalui aneka games kelompok, mulai dari permainan ular memecahkan balon, tebak kata lewat gerak tubuh, hingga lomba mengumpulkan bola. Bapak Omi, Pramusaji SD Santa Agnes, mengaku terkesan. “Luar biasa seru! Melihat kepala sekolah, guru, dan kami para pegawai tertawa lepas tanpa sekat saat bermain games di pantai membuat rasa kekeluargaan kami semakin erat,” tuturnya.

Berburu Oleh-Oleh Sebelum Pulang

Menjelang siang, perjalanan dilanjutkan ke destinasi wisata ikonik Toboali, Batu Belimbing. Di kawasan wisata alam yang unik ini, mereka menikmati makan siang bersama yang diselingi pembagian hadiah bagi para pemenang games pantai. Rangkaian acara ditutup dengan berburu buah tangan khas Toboali.

Bapak Johan, Pramusaji SMP Santo Yosef, menuturkan bahwa kegiatan ini memberikan energi baru untuk kembali bekerja. “Kegiatan seperti ini benar-benar memulihkan semangat kami,” ujarnya.

Yusuf Ngatiman, pegawai SD Karya Toboali, menyambut baik kunjungan tersebut. “Kami sangat bahagia bisa menyambut kehadiran saudara-saudara kami dari Belinyu. Berbagi ruang refleksi dengan mereka memotivasi kami di Toboali untuk semakin solid dan tulus dalam menjalankan tugas pelayanan ini,” ungkapnya.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: ytknews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top