PANGKALPINANG — Sebanyak 300 mustahik di Kota Pangkalpinang mendapatkan bantuan tunai dan santunan dari Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Baznas Kota Pangkalpinang. Kegiatan berlangsung di kantor Baznas Pangkalpinang dan dihadiri langsung oleh Wali Kota setempat, Prof Saparudin, serta jajaran pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Prof Saparudin menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen strategis untuk menekan angka kemiskinan. Ia mengingatkan bahwa Islam telah mengatur secara jelas delapan golongan yang berhak menerima zakat atau yang dikenal sebagai asnaf.
“Ada delapan asnaf yang berhak menerima zakat dan itu sudah diatur dalam syariat Islam. Kalau orang-orang mampu tergerak hatinya untuk rutin menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, urusan kemiskinan ini bisa selesai,” ujar Saparudin.
Suasana sempat mencair ketika Saparudin menyinggung istilah khas Bangka, yakni "sekakar", yang merujuk pada sifat terlalu kikir atau pelit. “Masih banyak orang sekakar. Banyak duit sekakar. Orang Bangka pasti tahu arti sekakar,” katanya disambut tawa hadirin.
Ia pun mengajak masyarakat mendoakan agar para dermawan semakin terbuka hatinya untuk membantu warga yang membutuhkan melalui zakat dan infak. Selain bantuan tunai, Baznas juga membuka peluang bantuan rehabilitasi rumah warga hingga bantuan bagi masyarakat yang sakit, dengan mekanisme dan syarat yang diatur oleh Baznas Kota Pangkalpinang.
Asisten Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmin AB, menjelaskan perbedaan peran Baznas Provinsi dan Baznas kabupaten/kota. Menurutnya, Baznas Provinsi memiliki cakupan penyaluran untuk seluruh kabupaten dan kota di Bangka Belitung, sedangkan Baznas kabupaten/kota fokus pada wilayah masing-masing.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi penyemangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar Tarmin.
Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa sebagian besar sumber dana Baznas berasal dari zakat para aparatur sipil negara (ASN) yang rutin dipotong setiap bulan. Pemerintah berharap sinergi antara Baznas Provinsi dan Baznas Kota Pangkalpinang terus diperkuat agar manfaat bantuan sosial semakin luas dirasakan masyarakat.
“Kebersamaan dan gotong royong seperti ini harus terus ditingkatkan. Kalau bersama-sama, manfaatnya tentu akan lebih besar,” tutupnya.