Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Nahkodai MIPI Babel Pertama, Angkat Tata Kelola Pemerintahan hingga ke Daerah

Penulis: Ricki Manurung  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:22:31 WIB
Wali Kota Pangkalpinang Saparudin resmi memimpin pengurus MIPI Babel pertama.

PANGKALPINANG — Sebanyak 200 peserta dari unsur Forkopimda, perwakilan pemprov, akademisi, hingga jajaran pengurus kabupaten/kota menghadiri pelantikan dan seminar MIPI Babel. Agenda ini mengusung tema “Desain Pemilu dan Pilkada Untuk Memperkuat Pemerintahan yang Governability dan Otonomi Daerah”.

Peneliti BRIN Jadi Pembicara Utama

Seminar menghadirkan Peneliti Utama di Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro, sebagai pembicara utama. Acara ini juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus yang didampingi Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna.

Perumpamaan Kapal Negara dan Komitmen Good Governance

Dalam sambutannya, Saparudin mengakui kepengurusan ini masih baru dan butuh banyak bimbingan. “Kami merasa sangat bahagia MIPI akhirnya hadir di tanah Babel. Ini kepengurusan pertama, oleh karena itu kami mohon bimbingan dari Pengurus Pusat,” ujarnya.

Ia menyampaikan perumpamaan tentang makna pemerintahan. “Negara ini bagaikan sebuah kapal. Pemerintah adalah nakhoda, masinis, dan seluruh awak kapalnya, sedangkan rakyat adalah penumpang yang menaruh harapan besar agar selamat, terlindungi, dan terlayani dengan baik,” kata Saparudin. Ia menekankan pentingnya kemampuan dan integritas tinggi untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan sesuai standar good governance.

Langkah Awal: Raker Susun Program hingga ke Kabupaten/Kota

Sebagai langkah awal, Saparudin berencana segera menggelar rapat kerja untuk menyusun program. Ia juga mengajak akademisi dan praktisi pemerintahan untuk bergabung, meningkatkan profesionalisme hingga ke tingkat kabupaten dan kota. “Saya sudah mempelajari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, dan kami berjanji akan mematuhinya sepenuhnya,” tegasnya.

Pesan Ketua Umum MIPI: Ilmu Pemerintahan Bekal dari Kepala Desa ke Gubernur

Ketua Umum MIPI yang juga Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengapresiasi semangat pengurus baru. Ia menegaskan MIPI adalah wadah netral yang lahir dari musyawarah para pakar, bukan kontestasi politik. “Perjalanan karir saya dari Kepala Desa hingga Gubernur berkat bekal ilmu pemerintahan. Jika nakhoda tidak paham cara mengemudikan kapal, penumpang tidak akan selamat,” pesan Anwar Hafid. Ia berharap MIPI Babel melahirkan pemimpin yang mengabdi sepenuhnya untuk rakyat.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: okeyboz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top