BELITUNG — Bupati Kabupaten Belitung, Djoni Alamsyah, melantik pengurus IDI Cabang Belitung dan Belitung Timur untuk masa bakti 2025-2028 di Tanjungpandan, Minggu. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa IDI bukan sekadar organisasi profesi, melainkan mitra strategis pemerintah yang menjadi garda terdepan menjaga kesehatan masyarakat.
"Ikatan Dokter Indonesia (IDI) adalah mitra strategis pemerintah dan menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat," kata Djoni.
Djoni tidak melewatkan momentum pelantikan untuk menyampaikan terima kasih atas dedikasi para dokter yang bertugas di Belitung. Menurutnya, IDI merupakan wadah organisasi profesi yang sarat akan nilai pengabdian, empati, dan kesiapan melayani masyarakat kapan pun dibutuhkan.
"Saya tidak ingin melewatkan momentum ini, saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus IDI Cabang Belitung dan Belitung Timur Masa Bakti 2025-2028. Semoga amanah ini dapat kita lakukan dengan baik dan membawa organisasi semakin maju," ujarnya.
Meski memberikan apresiasi, Djoni mengingatkan bahwa tantangan di sektor kesehatan masih membentang luas. Ia menyebut sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara kolaboratif antara pemerintah daerah dan IDI.
"Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama-sama, mulai dari peningkatan kesehatan, pemerataan tenaga, baik upaya promotif dan preventif, hingga bagaimana masyarakat kita semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan," katanya.
Djoni juga menitipkan pesan mendalam mengenai soliditas organisasi kepada kepengurusan yang baru. Ia menekankan bahwa kekuatan IDI tidak bertumpu pada sosok ketua semata, melainkan pada kesediaan seluruh pengurus untuk bekerja sama dengan visi yang sama.
"Mari kita melangkah berdampingan. Saya yakin kita bisa berjalan bersama, insyaallah, karena setiap kekurangan dapat kita perbaiki, setiap tantangan dapat kita hadapi, dan masyarakat bisa merasakan pelayanan kesehatan yang berkualitas," demikian Djoni Alamsyah Hidayat.