TANJUNGPANDAN — Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Pulau Belitung perlahan mulai terurai. PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Kabupaten Belitung kembali normal setelah pasokan harian dinaikkan secara signifikan.
Sales Branch Manager (SBM) Rayon II Bangka Belitung Pertamina Patra Niaga, Rafli Alhaq, menyatakan pihaknya terus mengoptimalkan pasokan BBM ke seluruh SPBU. “Distribusi stok BBM di wilayah Belitung terus dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya kepada Belitong Ekspres, Rabu (15/7/2026).
Rafli menjelaskan, penyaluran Pertalite telah ditingkatkan hingga 24 persen dibandingkan rata-rata konsumsi normal harian yang mencapai 242 kiloliter (KL). Lonjakan permintaan dalam beberapa pekan terakhir memicu antrean panjang di sejumlah SPBU di Pulau Belitung.
Selain menambah volume pasokan, Pertamina memperketat pemantauan pergerakan stok di seluruh SPBU. Perusahaan juga menambah jam operasional distribusi. “Langkah penguatan operasional ini kami lakukan untuk memastikan ketersediaan BBM di seluruh SPBU tetap terjaga,” katanya.
Rafli menambahkan, Pertamina terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Belitung dan Polres Belitung. Pengawalan dilakukan mulai dari terminal BBM hingga ke tangan konsumen akhir.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat Belitung terpenuhi. Kami imbau masyarakat tidak perlu panik maupun melakukan pembelian BBM secara berlebihan,” pungkasnya.
Pertamina memastikan pasokan saat ini sudah mencukupi dan tidak ada kendala di tingkat distributor. Masyarakat diimbau membeli sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata.