BELINYU — Kelompok rebana Majelis Taklim Al Istiqomah di Kampung Saber, Belinyu, Kabupaten Bangka, akhirnya bisa bernapas lega. Setelah bertahun-tahun berlatih dengan peralatan yang sebagian besar sudah rusak, PT TIMAH (Persero) Tbk hadir memberikan bantuan melalui program TJSL.
Bantuan yang disalurkan meliputi pengadaan peralatan rebana baru, pembuatan seragam, serta perlengkapan sound system. Selama ini, grup yang telah eksis sejak tujuh tahun lalu itu kerap meminjam peralatan dari pihak lain setiap kali latihan atau memenuhi undangan tampil di berbagai kegiatan keagamaan.
Sekretaris Majelis Taklim Al Istiqomah, Suharnis, mengungkapkan bahwa kerusakan peralatan tidak hanya menghambat penampilan, tetapi juga memangkas intensitas latihan. Jika biasanya mereka berlatih dua kali dalam sepekan, kini jadwal itu harus dikurangi demi menjaga alat yang tersisa agar tidak cepat rusak.
"Kalau menjelang tampil biasanya kami latihan rutin dua kali seminggu. Namun karena alatnya rusak, latihan jadi tidak bisa maksimal," ujar Suharnis.
Kelompok rebana ini aktif mengisi berbagai kegiatan, mulai dari majelis taklim, hajatan masyarakat, hingga kegiatan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT). Suharnis berharap bantuan dari PT TIMAH dapat menjadi penyemangat bagi para anggota untuk terus berlatih sekaligus melestarikan seni rebana sebagai warisan budaya Islami yang juga diminati generasi muda.
"Kami sangat bersyukur dan terbantu dengan bantuan ini. Bantuan yang diberikan akan digunakan untuk membeli peralatan rebana, membuat seragam, serta melengkapi sound system. Selama ini alat kami sudah banyak yang rusak sehingga sering meminjam peralatan saat latihan maupun tampil," kata Suharnis.
"Insyaallah dengan adanya alat baru nanti, ibu-ibu semakin semangat berlatih. Seni rebana ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk ikut melestarikan kesenian Islami. Mudah-mudahan PT TIMAH semakin maju dan terus dapat membantu masyarakat. Terima kasih atas bantuan yang telah diberikan," tutupnya.