BANGKA TENGAH — Dua keluarga di Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Pangkalan Baru, kini menjadi prioritas utama program kolaborasi pemerintah pusat dan daerah. Mereka adalah keluarga Bapak Hasmid/Ibu Pitriani serta Bapak Hasri/Ibu Novita Sari yang menerima langsung bantuan perbaikan rumah dan paket gizi dari pemerintah.
Kunjungan ini bukan sekadar seremonial. Menteri Wihaji dan Gubernur Hidayat Arsani mengecek langsung kondisi hunian dan memastikan data penerima manfaat sesuai dengan fakta di lapangan.
Agenda ini dikoordinasikan oleh BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi, serta Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.
Gubernur Hidayat Arsani dalam peninjauannya menegaskan bahwa integrasi program bantuan ini merupakan jawaban atas tujuan strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Babel Berdaya 2029.
"Intervensi ini wujud nyata misi daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya dan berbudaya, didukung sistem pemerintahan yang responsif dan terpercaya," ujarnya di sela peninjauan.
Ada dua jenis bantuan yang disalurkan secara bersamaan kepada keluarga penerima. Pertama, program Perbaikan Rumah Layak Huni (Rutilahu) yang menyasar kondisi fisik tempat tinggal warga. Kedua, bantuan pangan bergizi melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang ditujukan untuk memperbaiki asupan gizi keluarga.
Kombinasi kedua program ini dinilai strategis. Perbaikan lingkungan tempat tinggal yang sehat dan asupan gizi yang cukup dianggap sebagai kunci utama memutus rantai penyebab stunting baru.
Kedua keluarga tersebut masuk dalam kategori Keluarga Risiko Stunting (KRS). Artinya, mereka memiliki faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya kekerdilan pada anak, baik dari sisi ekonomi, kondisi kesehatan ibu, maupun sanitasi lingkungan.
Pendampingan tidak berhenti pada penyerahan bantuan. Data dari kunjungan langsung ini akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah provinsi untuk memastikan program berkelanjutan tidak meleset dari sasaran.
Rombongan Gubernur turut didampingi Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DP3ACSKB, Plt. Kepala Biro Umum, dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.