PANGKALPINANG — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji memastikan pendistribusian program Makan Bergizi Gratis khusus Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD (MBG 3B) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah tepat sasaran. Program ini dinilai efektif untuk menekan angka prevalensi stunting di daerah kepulauan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Wihaji usai mengunjungi rumah penerima manfaat MBG 3B di Kelurahan Ketapang, Kota Pangkalpinang, Kamis. Kunjungan kerja dua hari itu juga mencakup pengecekan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangka Tengah dan Kota Pangkalpinang.
Bukan Sekadar Jatuh ke Tangan, Kualitas Gizi Juga Dipantau
Wihaji menegaskan proses verifikasi tidak berhenti pada penyerahan makanan. Pihaknya memastikan standar pelayanan dan kualitas MBG yang diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD di dua wilayah itu sesuai ketentuan.
"Kita tidak hanya sekedar berkunjung ke rumah-rumah manfaat MBG 3B ini, tetapi juga bertanya langsung kepada penerima manfaat, apakah makanan yang disalurkan SPPG sudah tepat waktu, kualitas dan gizi makanan yang diterima, penghasilan suami atau keluarga, manfaat yang dirasakan dari program MBG dan lainnya," ujarnya.
Wihaji menyebut program MBG 3B merupakan satu-satunya program di dunia. Ia ingin memastikan seluruh wilayah Indonesia menjalankan program ini dengan baik, tepat sasaran, dan tepat manfaat dalam mengurangi prevalensi stunting.
Alhamdulillah, MBG 3B di Babel Sudah Berjalan Baik
Hasil peninjauan di lapangan menunjukkan pelaksanaan program di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berjalan lancar. Wihaji mengapresiasi kinerja SPPG dan para petugas yang telah mendistribusikan makanan bergizi secara konsisten.
"Alhamdulillah, MBG 3B di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah berjalan dengan baik dan bagus," katanya.
Gubernur Minta Kualitas dan Distribusi Terus Diawasi
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan dalam pelaksanaan program MBG 3B di lapangan. Ia meminta seluruh pihak memastikan pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan dan tujuan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
"Program ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Maka kualitasnya harus kita jaga bersama, distribusinya harus tepat, dan penerima manfaat harus benar-benar mendapatkan makanan bergizi sesuai kebutuhannya," kata Hidayat.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan program prioritas nasional berjalan optimal di daerah. Pengecekan langsung ke rumah warga dan SPPG dinilai penting untuk memastikan tidak ada penyimpangan distribusi di lapangan.