Perumdam Tirta Bangka Tengah Berhenti Terima Subsidi Pemkab, Digitalisasi Meter Air Jadi Kunci Mandiri

Penulis: Ricki Manurung  •  Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:48:31 WIB
Direktur Perumdam Tirta Bangka Tengah Achmad Barliansyah menyampaikan langkah digitalisasi meter air sebagai kunci kemandirian finansial perusahaan di Koba, Sabtu.

KOBA — Status keuangan Perumdam Tirta Bangka Tengah berubah total pada tahun anggaran berjalan. Perusahaan pelat merah itu mencatatkan keuntungan dan melepas ketergantungan pada subsidi daerah, sebuah lompatan dari posisi sebelumnya yang masih disokong Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyebut transformasi ini sebagai sinyal positif bagi pengelolaan badan usaha milik daerah di wilayahnya.

"Ini adalah bukti nyata perbaikan tata kelola BUMD yang makin sehat dan profesional," kata Algafry di Koba, Sabtu.

Efisiensi Manajemen dan Digitalisasi Meter Air

Direktur Perumdam Tirta Bangka Tengah Achmad Barliansyah mengungkapkan kunci di balik kemandirian finansial perusahaan. Pembenahan internal dan efisiensi operasional menjadi prioritas utama manajemen.

"Sebelumnya kita masih subsidi dari Pemerintah Daerah, sekarang kita sudah untung, sudah mandiri dan tidak subsidi lagi," jelas Achmad.

Untuk menjaga momentum, perseroan menyiapkan sejumlah langkah strategis. Digitalisasi pembacaan meter air dan sistem akuntansi menjadi proyek yang tengah digarap untuk menekan kebocoran pendapatan.

Target Perluasan Layanan ke Desa Penyak dan Simpang Katis

Rencana ekspansi juga sudah dipetakan. Perumdam berencana mengelola sistem penyediaan air minum (SPAM) Pangkalan Baru serta membuka jaringan pelayanan baru ke Desa Penyak dan Desa Simpang Katis.

Saat ini, cakupan layanan Perumdam Tirta Bangka Tengah baru menjangkau tiga wilayah kecamatan, yakni Koba, Simpang Katis, dan Namang. Perluasan ini diharapkan menjawab kebutuhan warga yang selama ini belum teraliri air bersih.

Bupati Algafry menekankan agar ekspansi tidak mengorbankan kualitas layanan. Ia meminta manajemen fokus pada mutu air dan daya tanggap terhadap keluhan masyarakat, terutama saat musim kemarau.

"Tetap jaga konsistensi yang sudah dibangun ini, jangan lupa pentingnya kualitas air dan daya tanggap layanan terhadap keluhan masyarakat, terutama saat musim kemarau ini," ujarnya.

Target Dividen untuk Pendapatan Asli Daerah

Kemandirian finansial ini membuka peluang baru bagi kas daerah. Achmad berharap kinerja positif Perumdam dapat berlanjut hingga mampu menyetor dividen kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

"Harapannya tentu ke depan, Perumdam Tirta Bangka Tengah terus mempunyai integritas, sehat, dan bisa memberi dividen kepada Pemerintah Daerah," katanya.

Pemkab Bangka Tengah memastikan dukungan penuh terhadap pengembangan Perumdam, khususnya dalam memperluas akses air bersih bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan. Dukungan ini menjadi fondasi agar target dividen dan perluasan wilayah layanan dapat terealisasi tepat waktu.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top