Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 16:07:31 WIB
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani memimpin Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Karhutla di Halaman Mapolda Babel, Pangkalpinang, Senin (10/8/2026).

PANGKALPINANG — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau tahun 2026. Instruksi tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Karhutla di Halaman Mapolda Babel, Air Itam, Pangkalpinang, Senin (10/8/2026).

Hidayat menegaskan bahwa kejadian karhutla pada tahun 2025 menjadi evaluasi penting bagi semua pihak. Menurutnya, penanganan yang tidak cepat dapat menyebabkan luas area terbakar bertambah, menimbulkan gangguan kesehatan akibat paparan asap, serta menekan aktivitas perekonomian masyarakat di daerah.

“Catatan kejadian tahun 2025 menjadi pelajaran berharga bagi kita semua bahwa keterlambatan penanganan dini dapat memicu meluasnya area kebakaran, mengganggu kesehatan masyarakat akibat asap, serta memukul aktivitas perekonomian daerah,” ujarnya.

Perubahan iklim disebutnya turut meningkatkan potensi kemunculan titik panas di wilayah Bangka Belitung. Kondisi tersebut menuntut peningkatan kewaspadaan dan kesiapan seluruh elemen secara berkelanjutan.

Empat Langkah Prioritas

Dalam apel tersebut, Hidayat memaparkan empat langkah utama yang menjadi prioritas penanganan karhutla. Pertama, penguatan deteksi dini dan patroli terpadu di wilayah rawan. Kedua, memastikan kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran. Ketiga, penguatan komando terpadu antarinstansi. Keempat, peningkatan edukasi masyarakat serta penegakan hukum bagi pelaku pembakaran lahan.

“Deteksi dini dan tindakan cepat harus menjadi fokus utama agar kejadian kebakaran lahan dapat ditekan semaksimal mungkin,” katanya.

Peluncuran Platform Babel Siaga

Pada kesempatan yang sama, Hidayat memperkenalkan inovasi digital bernama Babel Siaga. Platform pelaporan bencana berbasis daring ini dirancang untuk mempermudah masyarakat menyampaikan laporan kejadian secara langsung kepada pemerintah.

Melalui sistem tersebut, respons pemerintah terhadap berbagai jenis bencana, termasuk karhutla, diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Mengakhiri amanatnya, Hidayat menyatakan Pasukan Penanggulangan Bencana Karhutla Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 resmi siap bertugas di lapangan. Kesiapan pasukan ini bertujuan menjaga wilayah Bangka Belitung tetap aman dari ancaman kebakaran sepanjang musim kemarau berlangsung.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: radarbahtera.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top