258 Guru dan Siswa PAUD se-Pangkalpinang Ikuti Workshop KICAU 2026, Ciptakan Lagu Pembelajaran Bareng Ria Enes

Penulis: Alfian Batubara  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:24:01 WIB
guru dan siswa PAUD se-Kota Pangkalpinang mengikuti Workshop Kreasi KICAU 2026 di Balai Betason, Rabu (12/8/2026).

PANGKALPINANG — Sebanyak 258 guru dan siswa dari 108 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Pangkalpinang mengikuti Workshop Kreasi KICAU 2026 yang digelar di Ruang Pertemuan Balai Betason, Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Darwin, yang hadir mewakili Wali Kota Pangkalpinang.

KICAU merupakan singkatan dari Karya Cipta Lagu Pembelajaran Anak Usia Dini. Workshop ini dirancang untuk membekali para pendidik PAUD dengan kemampuan menciptakan lagu anak secara utuh, mulai dari penentuan tema, penulisan lirik, hingga penyusunan melodi.

Ria Enes Jadi Narasumber, Guru Diajak Ciptakan Lagu dari Nol

Kehadiran musisi legendaris anak Indonesia, Ria Enes, bersama tim menjadi daya tarik utama dalam kegiatan ini. Para peserta mendapatkan kesempatan langsung untuk belajar tahapan penciptaan lagu, termasuk cara menggabungkan lirik dan melodi menjadi satu karya yang utuh dan aplikatif untuk pembelajaran di kelas.

Darwin menegaskan bahwa workshop ini memiliki makna strategis dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik PAUD di Pangkalpinang. Menurutnya, guru yang inovatif akan mampu menciptakan suasana belajar yang sesuai, menarik, dan menyenangkan bagi anak didiknya.

"Kehadiran narasumber pada kesempatan ini diharapkan dapat membuat para guru semakin inovatif dan kreatif, sehingga tujuan pembelajaran yang sesuai, menarik, dan menyenangkan bagi anak-anak dapat tercapai dengan baik," ujar Darwin dalam sambutannya.

PAUD Disebut Fondasi Utama Pendidikan Berkelanjutan

Dalam kesempatan itu, Darwin mengingatkan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama yang menopang jenjang pendidikan selanjutnya hingga tingkat menengah atas. Ia pun meminta seluruh peserta menyerap materi dari Ria Enes dan tim secara maksimal agar ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan di lingkungan pendidikan masing-masing.

Dia juga menyoroti keberadaan tenaga pendidik laki-laki di lingkungan PAUD sebagai hal yang patut diapresiasi. Menurutnya, pembangunan pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan seluruh pemangku kepentingan termasuk pihak swasta.

"Pendidikan adalah tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan, termasuk pihak swasta yang turut menyelenggarakan lembaga pendidikan mulai dari jenjang PAUD hingga SMP. Kami sampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas segala sumbangsih yang telah diberikan untuk kemajuan pendidikan di Kota Pangkalpinang," tambahnya.

Bunda PAUD Kota Pangkalpinang Turut Hadir

Kegiatan yang diikuti oleh Taman Kanak-kanak, Tempat Penitipan Anak, Satuan PAUD Sejenis/Pos PAUD, hingga Kelompok Bermain ini juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin. Kehadirannya menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan kualitas pendidikan anak usia dini di kota tersebut.

Melalui workshop ini, diharapkan lahirlah karya-karya lagu anak baru yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi media pembelajaran efektif bagi ratusan lembaga PAUD di Pangkalpinang.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: okeyboz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top