Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, bersama Dinas Sosial dan jajaran pemerintah kabupaten mengunjungi mahasiswi korban penganiayaan berat di rumah kontrakannya di Desa Gadung, Toboali. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan korban mendapat pendampingan dan pemulihan optimal pasca-kejadian pada Kamis (20/8).
TOBOALI — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bergerak cepat merespons kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang mahasiswi di rumah kontrakannya, Desa Gadung, Kecamatan Toboali. Wakil Bupati Debby Vita Dewi memastikan korban tidak berjuang sendiri dan akan didampingi negara selama masa pemulihan.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi sinyal keras bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak akan ditoleransi di wilayah ujung selatan Pulau Bangka ini.
Dalam kunjungan itu, pemerintah daerah bersama stakeholder terkait menyerahkan bantuan berupa sembako dan santunan kepada korban. Namun yang lebih krusial, korban juga menerima tawaran fasilitas Rumah Aman sebagai bentuk perlindungan berlapis.
“Kita bersama-sama hadir untuk melindungi dan menguatkan korban. Mudah-mudahan melalui dukungan dan pendampingan yang diberikan, korban dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” ujar Debby Vita Dewi di Toboali, Jumat.
Selain itu, pemerintah daerah telah menjadwalkan pemeriksaan psikologis untuk mendukung proses pemulihan kondisi mental korban.
Wakil Bupati menegaskan pemulihan korban kekerasan tidak bisa dilakukan sendiri oleh satu instansi. Dibutuhkan sinergi dari tenaga kesehatan, psikolog, dan elemen masyarakat lainnya agar proses penyembuhan berjalan menyeluruh.
“Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dan memastikan korban mendapatkan perlindungan, pemulihan, dan dukungan terbaik selama menjalani proses pemulihan,” kata Debby.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berkomitmen terus memberikan perlindungan dan pendampingan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan, bukan hanya pada kasus ini, tetapi juga kasus-kasus lain yang mungkin terjadi di masa mendatang.
Debby mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan memberikan dukungan moril kepada korban. Ia juga meminta privasi korban dijaga ketat agar tidak mengganggu proses pemulihan.
“Kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, memberikan dukungan kepada korban, dan menjaga privasi korban. Semoga tidak ada lagi kejadian lain seperti ini di Kabupaten Bangka Selatan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai perkembangan penyidikan kasus penganiayaan yang terjadi di Kecamatan Toboali tersebut.