Menkeu AS Scott Bessent Siapkan Operasi Isolasi Ekonomi Terbesar untuk Iran, Sekutu Diminta Pilih Pihak

Penulis: Alfian Batubara  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:30:01 WIB
Menkeu AS Scott Bessent menyatakan kesiapan menjalankan operasi isolasi ekonomi terbesar terhadap Iran.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Bessent memberikan ultimatum keras kepada sekutu dan mitra dagang internasional dalam sebuah wawancara. "Anda berada di pihak kami, atau melawan kami," tegasnya, menegaskan bahwa seluruh kekuatan Kementerian Keuangan AS akan dikerahkan untuk menindak pihak-pihak yang melanggar.

Sanksi Berlapis untuk Seluruh Entitas Asing

Kementerian Keuangan AS akan melakukan pemblokiran penuh terhadap bank atau entitas asing yang terbukti memfasilitasi transfer dana ke Iran. Kebijakan ini dirancang untuk meruntuhkan perekonomian Iran secara total tanpa perlu memulai kembali serangan militer skala besar.

Langkah agresif ini merupakan eskalasi dari ancaman Trump sebelumnya yang menjanjikan konsekuensi ekonomi luar biasa bagi negara mana pun yang memberikan bantuan atau jalur transaksi keuangan bagi Teheran.

Ultimatum bagi Sekutu dan Mitra Dagang

Pernyataan Bessent menempatkan negara-negara sekutu pada posisi yang sulit. Mereka dipaksa untuk memilih antara menjaga hubungan dagang dengan AS atau mempertahankan transaksi ekonomi dengan Iran.

Sikap tegas Washington ini menegaskan bahwa isu Iran bukan sekadar persoalan geopolitik, melainkan juga kepatuhan finansial global. Setiap bank atau lembaga keuangan yang masih memiliki koneksi dengan Iran berisiko terkena sanksi pemblokiran penuh dari sistem keuangan AS.

Strategi Tekanan Ekonomi Total

Operasi isolasi ekonomi ini menjadi instrumen utama pemerintahan Trump untuk melemahkan Iran dari dalam. Dengan memutus akses Teheran ke sistem keuangan global, AS berharap tekanan ekonomi mampu memicu perubahan perilaku rezim tanpa perlu keterlibatan militer langsung.

Bessent menegaskan komitmennya untuk mengerahkan seluruh instrumen yang dimiliki Kementerian Keuangan AS dalam operasi ini. Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa penegakan sanksi akan berjalan ketat dan menyasar seluruh rantai transaksi keuangan yang mengarah ke Iran.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: ekbis.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top